Selasa, 11 Oktober 2011

4 Faktor "Perusak" Libido Pria

Hubungan seksual yang menyenangkan dan aman bukan hanya membuat seseorang memiliki ikatan emosi yang kuat dengan pasangannya, tetapi juga bisa memperpanjang usia.
Sayangnya, hasrat seksual tidak selalu berkobar-kobar, seringkali redup, bahkan padam. Faktor penyebabnya bukan hanya emosional, tetapi juga kondisi fisik atau penyakit.
"Jika seorang pria punya masalah dalam performa seks mereka, kebanyakan karena gangguan penyakit. Walau disfungsi ereksi diperkirakan diderita hampir 20 persen pria, namun sebenarnya masalah tidak bisa orgasme juga bisa dialami oleh pria yang tidak menderita disfungsi efeksi," kata Dr.Mehmet Oz.
Berikut ini adalah 4 kondisi, baik emosional atau fisik, yang sering menurunkan gairah seksual khususnya di kalangan pria.
1. Tak punya privasi
Meski Anda berdalih ingin mendekatkan diri pada lingkungan sosial suami, namun seorang istri yang selalu ingin tahu aktivitas dan teman-teman pasangannya bisa mengacaukan hubungan. Hal tersebut juga membuat pria merasa kehilangan privacy dan kebebasan. Penelitian bahkan menunjukkan 92 persen pria yang pasangannya terlalu ingin terlibat dengan teman-temannya mengalami gangguan ereksi, dibandingkan dengan pria yang memiliki kebebasan dalam pertemanan. 2. Stres oksidatif
Radikal bebas bisa merusak produksi nitric oxide yang membantu melebarkan pembuluh darah sehingga sirkulasi darah ke bagian organ intim menjadi lancar. Karena itu beberapa jenis obat-obatan untuk disfungsi ereksi bekerja dengan cara meningkatkan nitric oxide dalam tubuh.
Antioksidan si penangkal radikal bebas serta DHA diketahui membantu mengatasi masalah ereksi. Demikian juga halnya dengan beberapa jenis mineral seperti zinc. Karena itu disarankan untuk mengonsumsi beragam makanan yang mengandung sumber-sumber tersebut.
3. Testosteron rendah karena antidepresan
Kekurangan hormon seks testosteron akan menyebabkan penurunan libido sehingga seorang pria akan sulit merasa terangsang. Ada beberapa jenis obat antidepresan yang bisa menurunkan hormon seks tersebut.
Konsultasikan pada dokter jika obat-obatan yang Anda konsumsi berpengaruh pada kehidupan seks Anda.
4. Diabetes, penyakit jantung, atau obesitas
Salah satu dari penyakit-penyakit tersebut akan berpengaruh pada peradangan, sirkulasi darah dan kadar hormon. Penelitian menunjukkan pria obesitas yang menderita diabetes tipe 2, disarankan untuk menurunkan berat badannya. Penurunan berat hingga 5 persen cukup efektif untuk meningkatkan gairah seksual.

Nyalakan Gairah Bercinta dalam 5 Menit

Ketika perkawinan Anda mulai terasa seperti sebuah persahabatan, kehidupan seks pun jadi monoton. Lakukan sesuatu agar kegiatan bercinta kembali seperti di awal perkawinan, selalu berkesan dan ditunggu-tunggu!
Menurut Bonnie Jacobsen, Ph.D, penulis buku Save Your Marriage in Five Minutes a Day, perhatian yang tercurah kepada pasangan hanya lima menit setiap harinya sudah cukup untuk mengorbankan kembali gairah yang mulai padam.
Ikuti tips Jacobsen berikut ini, termasuk untuk Anda yang ingin mempertahankan suasana romantis bersama pasangan. Cobalah salah satunya setiap malam.
1. Berikan tatapan mendalam
Pepatah mengatakan, mata adalah jendela jiwa. Biarkan pasangan Anda memahami perasaan cinta Anda padanya melalui mata. Di sela perbincangan seru saat makan malam bersama, berikan tatapan yang menggoda. Biarkan percikan rasa ketertarikan muncul kembali seperti saat pertama kali Anda berkenalan dengannya.
2. Berikan sinyal rahasia
Kedipan mata singkat atau sentuhan di telinga mungkin tak berarti apa-apa untuk orang lain tapi bisa berarti "saya menginginkan kamu" untuk Anda berdua. Memiliki sinyal rahasia ini juga bisa menjadi alat bagi para istri yang masih salah tingkah bila hendak minta "jatah" kepada suami. Apalagi, terkadang bahasa tubuh jauh lebih cepat membuat gairah naik dariapa ucapan verbal.
3. Kenakan baju tidur seksi
Terkadang perubahan kecil bisa berdampak besar. Salah satunya adalah dengan mencoba pakaian tidur yang seksi. Bila Anda tidak nyaman dengan baju yang terlalu terbuka, pilihlah yang tertutup tipis atau menampilkan sedikit lekuk tubuh Anda yang memanjakan matanya.
4. Ia satu-satunya
Ingatkan diri Anda bahwa pasangan adalah satu-satunya orang di dunia ini yang bisa memuaskan kebutuhan seks Anda. Pikirkan bahwa ia adalah orang yang Anda pilih untuk dicintai dan paling mengerti perasaan Anda. Perasaan ini lambat laun akan mengembalikan kembali romansa yang mulai hilang dalam perkawinan.
5. Tertawa bersama
Rutinitas pekerjaan di kantor dan sederet tugas rumah tangga seolah tak menyisakan waktu bagi Anda berdua untuk menikmati waktu bersama. Luangkan waktu sedikitnya lima menit untuk duduk bersama dan menceritakan hal-hal lucu dan menarik. Menertawakan hal yang sama bukan cuma mencairkan suasana tapi juga bisa menghubungkan kembali kedekatan emosional dengan pasangan.

Selasa, 24 Mei 2011

tambah tinggi dengan kedelai


Kebanyakan orang mengidamkan tubuh tinggi sampai semampai. Cara-cara dengan biaya mahal pun rela ditempuh untuk mewujudkannya. Padahal, ada langkah lain yang lebih mudah, praktis, dengan biaya terjangkau. Konsumsi kedelai salah satunya.

Kedelai kaya akan protein nabati yang mengandung 22 asam amino untuk mencegah berbagai penyakit, dan sedikit lemak. "Susu dari kedelai selain menyehatkan juga berfungsi menambah berat badan," ujar dr.Samuel Oetoro, Sp.GK.

Kedelai baik untuk membangun otot, juga menguatkan tulang karena mengandung vitamin D serta kalsium. Susu kedelai juga mengandung isoflavon yang mirip hormon estrogen dan bersifat antikanker payudara sekaligus mencegah diabetes dan menguatkan matriks tulang. Protein kedelai mampu merangsang kelenjar pituitari untuk sekresi HGH (human growth hormone).

Banyak orang menganggap, pertumbuhan tinggi badan berhenti pada usia 17-18 bulan. "Sebenarnya bukan berhenti, tetapi kelenjar pituitari mengurangi sekresi HGH sampai 50 persen. Jadi, meski tak sepesat waktu di bawah usia 17 tahun, dengan usaha yang baik tubuh masih dapat tumbuh tinggi," paparnya.

Selain konsumsi olahan kedelai, untuk memperoleh hasil maksimal, harus didukung olahraga teratur. Minum susu kedelai dua gelas sehari, lanjutnya, dapat mencukupi kebutuhan tubuh akan protein.

Dr.Samuel mengingatkan bahwa susu kedelai hanya dapat bertahan lama bila disimpan dalam lemari pendingin. Kedelai juga mengandung sedikit methione, asam amino yang dapat menyebabkan hilangnya kalsium dalam tubuh. Karena itu, tak perlu berlebihan mengonsumsinya.

from : kompas.com

bahan alami untuk hilangkan gatal


Gatal-gatal di kulit akibat gigitan serangga, alergi, obat-obatan, dan sebagainya, bisa coba dihilangkan dengan aneka cara alami ini:

- Mandi susu. Campurkan oatmeal ke dalam susu evaporasi (susu yang sudah dikurangi kadar airnya_ dan gunakan untuk mandi. Oatmeal (1-2 mangkuk kecil) juga bisa dicampur dengan air hangat dalam bak berendam. Susu bekerja cukup baik untuk mengusir gatal-gatal di kulit dan membuat kulit lebih halus.

- Baking soda (sekitar 1 mangkuk kecil) juga bisa dicampurkan ke dalam bak mandi berisi air hangat untuk mengurangi gatal-gatal akibat iritasi, gigitan serangga, sengatan lebah, dan lainnya. Berendamlah sekitar 30-60 menit. Untuk luka sedikit di kulit, campurkan tiga bagian baking soda dengan satu bagian air, lalu oleskan pasta ini ke area yang gatal. Namun, jangan lakukan hal ini jika kulit terluka.

- Oleskan air perasan lemon ke bagian tubuh yang gatal, biarkan hingga kering. Jeruk mengandung bahan anestetik dan antiradang yang ampuh mengatasi gatal-gatal.

- Oleskan daging tanaman lidah buaya ke tubuh yang gatal. Zat dalam lidah buaya tak hanya bisa mengatasi luka bakar, tapi juga gatal-gatal.

- Mandi dengan air yang dibubuhi minyak pepermint. Untuk area yang sedikit, seduh daun mint dan gunakan airnya untuk membasuh bagian tubuh yang gatal, atau celupkan kain bersih ke air seduhan daun mint kemudian kompreskan ke bagian tubuh yang gatal.

Daun mint mengandung mentol yang bersifat anestetik dan antiradang. Asam rosmarinik di dalamnya juga bersifat antiradang yang mudah diserap ke dalam kulit.

- Tambahkan dua sendok makan cuka apel ke dalam air mandi dan gatal-gatal pun akan berkurang.

- Kompres bagian yang gatal-gatal dengan kompres dingin.

from : kompas.com

Likopen dalam buah tomat kurangi kolesterol jahat

Bagi Anda yang sedang berjuang menurunkan kadar kolesterol atau tekanan darah tinggi, kini ada suatu solusi praktis dan enak. Mulai saat ini, rajinlah mengonsumsi makanan yang mengandung buah tomat seperti pasta atau jus tomat.

Menurut laporan riset yang dimuat jurnal Maturitas, makanan dari tomat yang sudah dimasak seperti pasta ternyata memiliki khasiat yang nyaris sama seperti obat kimia penurun kolesterol.

Seperti dilansir Daily Mail, para ahli merekomendasikan bahwa tomat dapat menjadi "alternatif yang efektif" pengganti statin, jenis obat yang umumnya diresepkan untuk kondisi yang menyebabkan gangguan jantung.
Menurut peneliti, dengan hanya mengonsumsi dua ounces atau sekitar 60 gram pasta tomat atau seperdelapan sari buah tomat setiap hari sudah cukup bagi pasien untuk memeroleh manfaat tersebut.

Rahasianya terletak pada senyawa likopen yang memberi warna merah terang pada tomat matang. Antioksidan kuat ini penting bagi kesehatan dalam menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Peneliti menekankan, tomat yang sudah dimasak adalah sumber terbaik. Hal itu telah dibuktikan dalam penelitan di mana tubuh dapat menyerap lebih banyak likopen dari tomat masak daripada tomat yang belum di masak.

Ini merupakan kajian para ahli di Australia yang menganalisis 14 penelitian internasional tentang manfaat likopen dalam 55 tahun terakhir. Mereka menyimpulkan, senyawa tersebut dapat memberi perlindungan alami terhadap dampak peningkatan kadar "kolesterol jahat" atau rendahnya densitas lipoprotein di dalam darah.

Efeknya tomat yang dimasak dapat disejajarkan dengan dosis kecil statin yang digunakan untuk mengobati pasien dengan kolesterol atau tekanan darah tinggi. Kondisi ini bisa menjadi faktor penyakit kardiovaskuler.

Salah satu penulis penelitian, Dr Karin Ried, dari University of Adelaide, mengatakan tomat terutama memiliki likopen tingkat tinggi. Ia menambahkan, setengah liter sari buah tomat atau 50 gram pasta tomat setiap hari menyediakan perlindungan melawan penyakit jantung. Tetapi jika hanya makan sebuah tomat sehari tidak akan cukup.

"Saya benar-benar merekomendasikan untuk mempertimbangkan pasta tomat. Makanan ini kaya likopen dan tak sulit untuk mendapat 50 gram setiap hari atau dalam pizza atau sebagai minuman. Penelitian kami menunjukkan, bila lebih dari 25 gram likopen dikonsumsi setiap hari, itu bisa mengurangi kolesterol "buruk" hingga lebih dari 10 persen," ujar Ried.

"Itu dapat disamakan dengan pengaruh dosis rendah pengobatan yang umumnya diresepkan tetapi tanpa efek samping, seperti sakit otot dan lemas dan kerusakan saraf," tambahnya.

Likopen juga dapat ditemukan dalam buah semangka, jambu, pepaya, pink grapefruit, aprikot dan rosehip, tetapi dalam konsentrasi lebih rendah.

from : kompas.com

Senin, 23 Mei 2011

anak sekarang cenderung lemah


Sebuah penelitian di Inggris mengindikasikan, anak-anak zaman sekarang cenderung lebih "lemah" dan kesulitan melakukan tugas-tugas fisik yang sebenarnya mudah bagi generasi mereka sebelumnya.

Riset para ahli di Essex University menunjukkan, anak-anak usia 10 tahun pada era sekarang memiliki otot yang lebih lemah ketimbang anak-anak yang lahir satu dekade sebelumnya.
Peneliti memperkirakan, hal ini kemungkinan besar disebabkan perubahan gaya hidup, di mana anak zaman sekarang lebih senang beraktivitas di dalam ruangan, seperti bermain komputer atau games. Sedangkan anak-anak pada masa sebelumnya lebih banyak bermain di ruang terbuka dengan beragam aktivitas fisik, seperti memanjat pohon, naik tangga, atau bergelantungan pada batang besi di taman.

Seperti dilaporkan dalam jurnal Acta Paediatrica, anak-anak sekarang cenderung kesulitan melakukan gerakan seperti bergelantungan di tangga dinding ataupun sit-up dalam hitungan yang banyak. Selain mengalami penurunan dalam hal kekuatan, anak-anak sekarang pun kesulitan dalam mencengkeram benda dengan baik.

Riset yang digagas Dr Gavin Sandercock, pakar kebugaran anak dari Essex University, ini dilakukan dengan cara membandingkan hasil tes kemampuan dua kelompok anak pada era yang berbeda. Kelompok pertama adalah mereka yang berusia 10 tahun pada 2008 dan kelompok kedua adalah anak berusia 10 tahun pada 1998.
Penelitian menunjukkan, kemampuan anak melakukan sit-up mengalami penurunan sebanyak 27,1 persen. Kekuatan otot tangan juga menurun 26 persen dan daya cengkeram anak menurun 7 persen.

Selain itu, jika pada 1998 satu di antara 20 anak tidak mampu menahan bobot tubuhnya saat bergelantungan di tangga dinding, selang satu dekade kemudian tercatat ada satu dari 10 anak tak mampu melakukannya.

"Ini mungkin disebabkan adanya perubahan pola aktivitas di antara anak-anak Inggris berusia 10 tahun. Misalnya, kurang beraktivitas seperti memanjat pohon atau naik tali-temali untuk bersenang-senang. Secara khusus, aktivitas seperti ini dapat meningkatkan kekuatan anak-anak dan membuat mereka mampu mengangkat dan menahan bobot mereka sendiri. Fakta bahwa 10 persen anak gagal dalam tes tangga dinding dan 10 persen lainnya menolak melakukannya sungguh mengejutkan," kata Dr Sandercock.
Penelitian juga menemukan bahwa dua kelompok anak ini memiliki massa tubuh yang sama. Hal ini berarti bahwa anak usia 10 tahun pada zaman sekarang sepertinya memiliki lebih banyak lemak dan massa otot yang lebih rendah dibanding generasi sebelumnya.

from : kompas.com

berjemur bikin sperma lincah


Para pria yang ingin segera menjadi seorang ayah, ada baiknya mengikuti nasihat sederhana yang satu ini. Berjemurlah secara rutin di pagi hari untuk menambah asupan vitamin D secara alami, sekaligus meningkatkan kualitas kesuburan Anda.
Hasil riset terbaru melibatkan 340 pria di Denmark yang menunjukkan bahwa vitamin D—mikronutrien yang dihasilkan tubuh ketika terpapar sinar matahari—ternyata dapat meningkatkan kualitas sperma. Sel sperma dari pria yang tercukupi kadar vitamin D-nya lebih aktif berenang menuju sel telur.
Selain memiliki kecepatan gerak yang lebih tinggi, sel sperma mereka juga punya daya penetrasi yang tinggi. Ini merupakan kesimpulan para ahli dari Universitas Kopenhagen setelah melakukan kajian terhadap kualitas sperma dari 300 pria yang terpilih secara acak. Peneliti juga melakukan seleksi tahap lanjut dengan memilih 40 sampel untuk dianalisis secara lengkap di laboratorium.
Dalam riset, para peneliti mengukur kadar vitamin D responden melalui pemeriksaan darah. Hampir setengah dari total responden ternyata mengalami kekurangan vitamin C—yang mengindikasikan minimnya paparan terhadap sinar matahari secara alami.
Selain itu, jumlah sperma sehat dari pria yang kurang vitamin D termasuk dalam kategori lebih rendah dibanding pria yang kadar vitamin D-nya normal. Kemampuan menyerap kalsium dari pria dengan kadar vitamin D juga mengalami hambatan. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction ini sejalan dengan hasil riset sebelumnya yang mengaitkan antara kurangnya vitamin D dan minimnya produksi sperma. Ini sekaligus menjelaskan mengapa banyak pasangan yang tampaknya sukses mengalami pembuahan pada saat musim liburan.
Para ahli menemukan bahwa hampir setengah dari jumlah responden mengalami kekurangan vitamin D, atau kadarnya di bawah 50 nmol/l (nanomole per liter). Sementara itu, level maksimal yang direkomendasikan oleh banyak ahli adalah minimal 75 nmol/l.
Kemampuan suatu reaksi atau proses kimia dalam membuahi sel telur yang dkenal dengan istilah crosome reaction juga terganggu. Tes yang dilakukan di laboratorium juga membuktikan efek yang sama.
"Vitamin D secara positif berkaitan dengan motilitas sperma, yang mengindikasikan adanya peran vitamin D dalam sperma pria," ungkap Dr Martin Blomberg Jensen.

from : kompas.com