Tampilkan postingan dengan label life style. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life style. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Oktober 2011

5 Cara Foreplay yang Dibenci Wanita


Satu kesalahan saja dilakukan pria saat foreplay, wanita bisa kehilangan gairahnya untuk bercinta. Untuk menghindari kesalahan tersebut, tidak ada salahnya mengetahui foreplay seperti apa yang tak disukai wanita.

Berikut ini lima cara foreplay yang dibenci wanita, seperti dikutip dari askmen:

1. Terlalu Kasar
Pria biasanya ingin menunjukkan sisi maskulinnya. Oleh karena itu dalam melakukan gerakan pun ia berusaha tampak tegas dan terkadang terlalu agresif. Hal itu pun membuat mereka menyentuh pasangannya seolah-olah begitulah mereka juga ingin disentuh. Padahal hal serupa tidak berlaku untuk wanita.

Wanita ingin disentuh dengan lembut. Jangan terlalu kasar atau terburu-buru saat memberinya sentuhan di titik-titik yang disukainya. Sentuh wanita perlahan dengan lembut, baru naikkan intensitas sentuhan tersebut.

2. Melakukan Gerakan yang Berulang
Wanita tentu akan bosan jika pria hanya menyentuhnya terus-menerus di bagian yang itu-itu saja. Meskipun awalnya wanita bilang suka disentuh di bagian tersebut, bukan berarti hanya di titik itu saja ia mau disentuh.

Intinya, jangan lakukan gerakan atau posisi yang sama berulang-ulang dalam satu kali foreplay. Variasikan aktivitas foreplay dengan mencium, menyentuh atau cara lainnya sesuai kreatifitas pasangan. Anda para wanita juga bisa memberinya sedikit masukkan apa yang disukai.

3. Menjadi Rutinitas
Kebosanan bercinta biasanya disebabkan karena kurangnya imajinasi dan Anda atau pasangan menganggap aktivitas itu sebagai rutinitas belaka. Kurangnya eksperimen mencoba hal-hal baru juga bisa menjadi penyebab kenapa pria menganggap foreplay sebagai rutinitas.

Cobalah tidak terpaku pada aturan. Rajin-rajin bereksperimen. Kalaupun memang eksperimen yang dilakukan pria tidak wanita sukai, coba lagi eksperimen lain. Dengan melakukan berbagai variasi tersebut, aktivitas foreplay tidak lagi sekadar menjadi rutinitas karena selalu ada hal baru yang dicoba.

4. Membuat Puting Sakit
Wanita memang suka disentuh payudaranya dan seluruh area yang ada di sana. Namun bukan berarti pria bisa dengan sesukai hati menyentu area tersebut dan melakukan eksperimen yang justru membuat wanita kesakitan. Salah satu tindakan pria yang mereka anggap 'hot' tapi malah tidak disukai wanita adalah memutar-mutar puting. Saat menyentuh area tersebut, sentuhlah dengan lembut dengan jari.

5. Melupakan Klitoris
Stimulasi klitoris merupakan cara paling efektif untuk membuat wanita bergairah. Malah dengan stimulasi tersebut, 95% wanita bisa mencapai orgasme.

Sayangnya, hanya sedikit pria yang suka memberikan pasangannya stimulasi di area tersebut. Para pria lebih sering melupakan foreplay di area klitoris setelah memberikan stimulasi di bagian tubuh atas wanita. Biasanya setelah melihat wanitanya sudah cukup bergairah, pria akan langsung melakukan penetrasi. Padahal wanita akan lebih bahagia seandainya saja pasangannya mau lebih dulu memberikan stimulasi klitoris

Orgasme bisakah?


Bagi pria, orgasme rasanya bisa dilakukan dalam situasi apapun. Tidak ada banyak faktor yang membuat mereka kesulitan untuk mendapatkannya.

Namun untuk wanita, hal sebaliknya berlaku. Mood yang kurang baik, performa pasangan, situasi saat bercinta, semua hal tersebut bisa membuat wanita gagal meraih orgasmenya.

Seorang pakar seks yang juga penggagas situs Sex Toys 101, Clare Cavanah memberikan sarannya untuk wanita yang kesulitan untuk orgasme. Ia menyadari memang ada banyak faktor yang bisa menentukan seorang wanita bisa mencapai klimaks saat bercinta.

Meski begitu, bukan berarti faktor-faktor tersebut tidak bisa dikesampingkan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar seorang wanita bisa orgasme meski bercinta dalam situasi apapun, seperti dikutip dari Lemon Drop:

1. Masuki Zona Bercinta
Orgasme pada wanita biasanya tergantung apa yang mereka pikirkan saat bercinta. Seorang wanita bisa meraih orgasmenya karena dia berfantasi. Namun cara tersebut belum tentu berlaku serupa untuk wanita yang lain.

Clare pun menyarankan untuk setiap wanita memikirkan atau mencari tahu apa yang bisa membuat mereka merasa seksi dan bergairah. Masuki zona bercinta dan lupakan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan aksi Anda dan suami saat berada di tempat tidur.

"Dengan mengetahui apa yang membuat Anda bergairah, itu bisa mempertahankan gairah yang ada," ujarnya. "Fantasi yang benar memegang peranan penting pada apa yang terjadi di kehidupan nyata. Obrolan seksi misalnya, bisa membuat Anda merasa sangat bergairah," urainya lagi.

Claire juga menyarankan untuk mematikan atau menjauhkan ponsel. "Lupakan juga sejenak hal-hal yang membuat stres. Cobalah sepenuhnya fokus pada yang sedang dilakukan dan lihat saja bagaimana hasilnya," tuturnya.

2. Mengobrol dengan Pasangan Soal Orgasme
Seks yang luar biasa bisa didapatkan asalkan ada kejujuran dan keterbukaan pasangan, begitu saran Claire. Menurutnya terbukalah soal apa yang Anda rasakan saat bercinta. Kalau memang ada yang tidak disukai katakan saja pada pasangan, jangan malah Anda pura-pura orgasme hanya karena ingin membahagiakannya.

"Memalsukan orgasme malah bisa membuat Anda merasa sedih," katanya.

Mengobrol soal seks ini tentu tidak bisa dilakukan hanya 1-2 kali. Lakukan dengan rutin agar Anda dan pasangan juga semakin terbiasa dan tidak merasa canggung.

Dalam membicarakan soal aktivitas bercinta itu coba fokuslah pada apa yang Anda dan pasangan inginkan. Katakan apa yang disukai dan tidak disukai. Setelah tahu, cari solusinya bersama-sama. Cara tersebut tidak hanya membuat Anda semakin intim, tapi juga dapat membuat kehidupan seks semakin luar biasa.

3. Oral Seks
Tidak sedikit wanita yang merasa kurang nyaman saat pasangannya memberikan oral seks. Sehingga pria pun jadi jarang melakukan hal itu.

"Beberapa wanita tidak nyaman saat mendapatkan oral seks karena mereka sudah sering mendengar pesan yang salah soal area genital tersebut, yaitu kalau daerah itu berbau dan ada rasanya," ujar Claire.

Claire menegaskan cobalah percaya diri saat pasangan memberikan oral seks. Anda perlu ingat saat itu dia juga bergairah pada Anda. Kalau memang Anda menyukai aksinya tunjukkan entah dengan suara atau gerakan. Hal serupa juga berlaku kalau Anda tidak suka, komunikasikan bagaimana cara terbaik untuk membuat Anda suka dengan oral seks yang diberikannya.

4. Penetrasi
Anda sulit mendapatkan orgasme saat si dia melakukan penetrasi? Jangan sedih karena Anda tidak sendiri, cukup banyak penelitian yang menyebutkan 70% wanita tidak bisa meraih klimaks hanya dengan penetrasi pasangannya.

Hanya saja bukan berarti orgasme dengan penetrasi ini tidak mungkin terjadi. Claire mengatakan ada beberapa posisi yang bisa membuat wanita mendapatkan orgasme dengan mudah. Posisi tersebut di antaranya woman on top dan doggy style.

Selasa, 11 Oktober 2011

Lima Strategi agar Seks Tahan Lama

Rata-rata seorang pria mampu bertahan 5-10 menit ketika berhubungan seksual dan sekitar 71 persen pria mengaku ingin memiliki daya tahan lebih lama. Gunakan 10 strategi ini agar aksi di ranjang semakin panjang.
1. Latihan olahraga
Senam kegel merupakan olahraga yang bisa membantu menguatkan otot-otot yang bertanggung jawab pada kontrol ejakulasi. Lakukan latihan ini secara sederhana dengan menghentikan aliran urine kemudian melepaskan, berulang-ulang. Setelah terbiasa, Anda bisa melakukan latihan kegel di mana pun. Kuatkan otot kemudian tahan selama 10 hitungan, lalu lepaskan.
2. Berhenti memikirkan orgasme
Area otak yang bertugas memicu orgasme sangat sensitif begitu Anda mulai memikirkan orgasme saat berhubungan intim. Makin besar perhatian Anda, makin cepat ejakulasi datang. Karena itu, fokuslah pada yang terjadi sekarang, misalnya kulit pasangan yang lembut atau kata-kata mesra yang dibisikannya.
3. Berlatih masturbasi
Untuk latihan, bayangkan Anda melakukan masturbasi dengan pasangan. Lakukan selama 15 menit dan usahakan Anda tidak mencapai ejakulasi sebelum waktu yang ditentukan.
4. Lakukan penekanan
Jika gairah terasa makin memuncak, stop dan tekan bagian bawah kepala penis dan fokuskan tekanan pada bagian ureta, saluran yang berada di bawah penis. Tekanan ini akan menghambat aliran darah ke penis dan sementara bisa mengurangi respons ejakulasi.
5. Wanita lebih dulu
Bantulah pasangan untuk mencapai orgasme lebih dulu. Ini berarti Anda harus lebih kreatif mencari titik-titik sensitifnya. Cara lain adalah melakukan posisi woman on top karena pada posisi ini biasanya rangsangan pada penis sedikit berkurang. Posisi ini juga membuat si dia lebih cepat mencapai orgasme.

Jahatnya Lemak Perut Bagi Seksualitas Pria

Impotensi atau disfungsi ereksi (DE) adalah salah satu jenis problem seksual yang dialami kebanyakan pria. Untuk mengatasi kondisi ini, dokter biasanya meresepkan obat seperti pil biru atau Viagra. Tetapi penggunaan obat-obatan hanyalah solusi jangka pendek dan perlu pengawasan tenaga medis.
Bagi mereka yang mengalami impotensi, kini ada alternatif murah tanpa harus meminum obat. Solusi tersebut adalah menurunkan berat badan dan mengikis lemak di bagian perut. Untuk mewujudkannya, rutinlah berolahraga secara teratur dan menjalani pola hidup yang lebih sehat. Penelitian terbaru para ahli menunjukkan, menurunkan bobot tubuh dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang bagi Kaum Adam yang ingin mengembalikan "kejantanan" mereka.
Seperti diungkap dalam studi terbaru yang dimuat "Journal of Sexual Medicine", upaya menurunkan antara 5 sampai 10 persen berat badan dalam kurun waktu dua bulan ternyata mampu meningkatkan fungsi ereksi dan mengembalikan hasrat seksual pria obesitas yang mengidap diabetes.
Studi yang dilakukan di Australia ini memang berskala kecil karena hanya melibatkan 31 relawan. Tetapi kesimpulannya menjadi penting, apalagi penelitian lain menunjukkan bahwa bahwa obesitas dan disfungsi ereksi (DE) seringkali berjalan beriringan.
Lemak dan fungsi seksual pria
Kelebihan berat badan, terutama penumpukan lemak di perut, bisa mempengaruhi fungsi seksual pria dengan berbagai cara. Obesitas dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk memasok darah ke bagian penis, dan menyebabkan produksi testosteron menurun.
Meski hasil studi tentang pelangsingan dan impotensi terus berkembang, namun fakta menunjukkan bahwa pria yang aktif secara fisik dan punya pola makan sehat relatif memiliki kehidupan seks berkualitas dan kondisi kesehatan yang prima.
Para dokter juga berharap, bukti bahwa upaya pelangsingan dapat memperbaiki kehidupan seks akan membuka mata kaum Adam yang berperut buncit untuk lebih sadar akan ancaman bahaya seperti jantung, diabetes dan stroke.
"Anda bicara tentang pencegahan yang diinginkan. Ketika saya berbicara tentang memulihkan kesehatan penis, hal ini akan menarik perhatian mereka," kata Kevin Billups, MD, profesor urologi dari University of Minnesota, di Minneapolis.
Billups menambahkan, ketika para pasien berkonsultasi soal impotensi, hal pertama yang ia lakukan adalah meminta pasien untuk berdiri dan melihat kondisi perutnya. "Jika Anda tidak dapat melihat penis Anda, itulah tandanya ada masalah," ujar Billups. Perut buncit, papar Billups, berdampak buruk pada kehidupan seksual seorang pria cara dengan mempengaruhi kesehatan pembuluh darah mereka.
Ereksi terjadi saat saluran pembuluh darah menuju penis membesar dan menyebabkan organ vital ini terisi penuh dengan darah. Proses ini dimulai ketika lapisan dalam pembuluh (endothelium) melepaskan nitrat oksida, sejenis molekul yang memberi sinyal pada otot-otot sekitarnya untuk rileks. Viagra dan obat-obatan sejenisnya bekerja dengan meningkatkan jumlah nitrat oksida dalam endotelium.
Meski para ahli belum memahaminya dengan pasti, obesitas dapat membuat sel endotelium rusak. Ketika endotelium tak bekerja maksimal, penis mungkin tak mendapatkan pasokan darah yang cukup untuk menimbulkan atau mempertahankan ereksi.
"Ereksi pada dasarnya adalah sebuah peristiwa kardiovaskular. Jika aliran darah tak mau meningkat karena pembuluh darah tidak melebarkan normal, maka ada penurunan dalam fungsi ereksi," kata Robert A. Kloner, MD, ahli jantung dan profesor kedokteran dari University of Southern California Keck School of Medicine, Los Angeles.
Dalam penelitian terbaru ini, para ahli memang melihat adanya perbaikan fungsi endotel pada laki-laki yang kehilangan berat badan. (Fungsi diukur dengan menggunakan dua tes laboratorium yang berbeda.)
Buruknya kesehatan jantung juga dapat menyebabkan impotensi dengan cara yang lain. Perilaku menumpuk lemak dan malas berolahraga yang membuat tubuh tambun juga berkontribusi pada penyempitan serta pengerasan arteri (aterosklerosis), di mana kolesterol dan zat lainnya terbentuk dan menyumbat di dinding arteri.
Aterosklerosis, yang dikenal sebagai faktor pencetus serangan jantung, juga bisa mudah terjadi pada pembuluh darah kecil yang mengarah ke penis. Bahkan kata Kloner, aterosklerosis awalnya menyerang pembuluh-pembuluh kecil, sehingga ini dapat menjelaskan mengapa ED dapat dijadikan isyarat akan peringatan awal penyakit jantung.
Peran testosteron
Masalah pembuluh darah bertanggung jawab pada sebagiab besar kasus impotensi yang dialami pria obesitas di atas 40 tahun. Tetapi penyebab umum lainnya adalah rendahnya kadar testosteron, yang juga terkait dengan obesitas. Kadar hormon seks laki-laki yang cukup tinggi penting artinya untuk mempertahankan gairah seks dan mengalami ereksi.
"Testosteron rendah seringkali tidak terdiagnosis. Dan karena kita semua semakin gemuk, fenomena ini kian meningkat," kata Ronald Tamler, MD, direktur program kesehatan pria di Mount Sinai Medical Center, di New York.
Kepada mereka yang berperut buncit, Billups kerap memeringatkan agar mereka mewaspadai menurunnya kadar testosteron. Lemak di bagian perut tampaknya memiliki efek lebih besar terhadap hormon dibandingkan lemak yang terdistribusi di bagian tubuh lain.
"Itulah aktor buruk yang menjadi mediator dari inflamasi serta mempermudah masuknya beragam zat ke dalam tubuh yang menurunkan kadar testosteron," kata Billups.
Dengan menurunkan sedikit saja berat badan dapat meningkatkan fungsi pembuluh dara. Tetapi efek penurunan berat badan pada kadar testosteron mungkin tidak akan terjadi secara instan. Menurut Tamler, pria yang testosteronnya rendah dan mengalami impotensi, meskipun ia berhasul menurunkan berat badan, mungkin perlu mempertimbangkan pemakaian gel testosteron, suntikan atau koyo.

from : kompas.com

Posisi Bercinta untuk Mr. P Imut

Mitos bahwa ukuran Mr.P yang besar dapat lebih memuaskan wanita masih dipegang kuat oleh kebanyakan pria. Padahal, kaum Adam sebenarnya tak perlu terlalu merisaukan ukuran "si junior". Pasalnya, kepuasan seksual ditentukan oleh banyak faktor, salah satunya adalah posisi ketika berhubungan seksual.
Menurut pendapat psikoterapis dan seksolog klinis dari Beverly Hills California Dr. Hernando Chaves, organ seksual setiap pribadi adalah unik. Oleh sebab itu, yang harus dilakukan setiap pasangan adalah mencari posisi yang paling nyaman dan memuaskan.
"Adalah mitos jika ukuran penis yang besar dikaitkan dengan kepuasan seksual," katanya.
Lagi pula, faktanya ada dua jenis ukuran Mr. P. Pertama adalah yang membesar dan memanjang saat ereksi (tipe grower) dan yang kedua adalah yang sudah besar dari awal sehingga sewaktu ereksi tidak terlihat pertambahannya (tipe shower).
Chaves membagi tipsnya agar hubungan seksual lebih nyaman dan memuaskan :
1. Untuk pria yang merasa "juniornya" imut, ia menyarankan agar melakukan posisi dari belakang (doggy-style) dengan posisi kepala wanita lebih rendah dari bokong. "Posisi ini akan memberi sensasi penuh," katanya.
2. Posisi lain adalah wanita di atas (women on top) sehingga ia bisa mengontrol tekanan pada bagian dinding vagina (area G-spot). Sementara itu untuk posisi "klasik" seperti posisi misionari, Chaves menyarankan agar diletakkan bantal di bawah bokong wanita.
3. Di lain pihak, untuk pria yang merasa alat vitalnya berukuran di atas rata-rata juga diperlukan variasi posisi. Meski ukuran penis yang besar jadi dambaan pria, namun sebenarnya banyak wanita yang mengeluh merasa kesakitan ketika berhubungan dengan pria dengan "junior" besar.
Untuk itu Chaves menyarankan memilih posisi yang tidak menyebabkan penetrasi terlalu dalam, seperti wanita di atas. "Untuk posisi lainnya, pastikan saja tubuh pria tidak terlalu rapat dengan pasangannya," katanya.

from : kompas.com

Nyalakan Gairah Bercinta dalam 5 Menit

Ketika perkawinan Anda mulai terasa seperti sebuah persahabatan, kehidupan seks pun jadi monoton. Lakukan sesuatu agar kegiatan bercinta kembali seperti di awal perkawinan, selalu berkesan dan ditunggu-tunggu!
Menurut Bonnie Jacobsen, Ph.D, penulis buku Save Your Marriage in Five Minutes a Day, perhatian yang tercurah kepada pasangan hanya lima menit setiap harinya sudah cukup untuk mengorbankan kembali gairah yang mulai padam.
Ikuti tips Jacobsen berikut ini, termasuk untuk Anda yang ingin mempertahankan suasana romantis bersama pasangan. Cobalah salah satunya setiap malam.
1. Berikan tatapan mendalam
Pepatah mengatakan, mata adalah jendela jiwa. Biarkan pasangan Anda memahami perasaan cinta Anda padanya melalui mata. Di sela perbincangan seru saat makan malam bersama, berikan tatapan yang menggoda. Biarkan percikan rasa ketertarikan muncul kembali seperti saat pertama kali Anda berkenalan dengannya.
2. Berikan sinyal rahasia
Kedipan mata singkat atau sentuhan di telinga mungkin tak berarti apa-apa untuk orang lain tapi bisa berarti "saya menginginkan kamu" untuk Anda berdua. Memiliki sinyal rahasia ini juga bisa menjadi alat bagi para istri yang masih salah tingkah bila hendak minta "jatah" kepada suami. Apalagi, terkadang bahasa tubuh jauh lebih cepat membuat gairah naik dariapa ucapan verbal.
3. Kenakan baju tidur seksi
Terkadang perubahan kecil bisa berdampak besar. Salah satunya adalah dengan mencoba pakaian tidur yang seksi. Bila Anda tidak nyaman dengan baju yang terlalu terbuka, pilihlah yang tertutup tipis atau menampilkan sedikit lekuk tubuh Anda yang memanjakan matanya.
4. Ia satu-satunya
Ingatkan diri Anda bahwa pasangan adalah satu-satunya orang di dunia ini yang bisa memuaskan kebutuhan seks Anda. Pikirkan bahwa ia adalah orang yang Anda pilih untuk dicintai dan paling mengerti perasaan Anda. Perasaan ini lambat laun akan mengembalikan kembali romansa yang mulai hilang dalam perkawinan.
5. Tertawa bersama
Rutinitas pekerjaan di kantor dan sederet tugas rumah tangga seolah tak menyisakan waktu bagi Anda berdua untuk menikmati waktu bersama. Luangkan waktu sedikitnya lima menit untuk duduk bersama dan menceritakan hal-hal lucu dan menarik. Menertawakan hal yang sama bukan cuma mencairkan suasana tapi juga bisa menghubungkan kembali kedekatan emosional dengan pasangan.

Senin, 23 Mei 2011

anak sekarang cenderung lemah


Sebuah penelitian di Inggris mengindikasikan, anak-anak zaman sekarang cenderung lebih "lemah" dan kesulitan melakukan tugas-tugas fisik yang sebenarnya mudah bagi generasi mereka sebelumnya.

Riset para ahli di Essex University menunjukkan, anak-anak usia 10 tahun pada era sekarang memiliki otot yang lebih lemah ketimbang anak-anak yang lahir satu dekade sebelumnya.
Peneliti memperkirakan, hal ini kemungkinan besar disebabkan perubahan gaya hidup, di mana anak zaman sekarang lebih senang beraktivitas di dalam ruangan, seperti bermain komputer atau games. Sedangkan anak-anak pada masa sebelumnya lebih banyak bermain di ruang terbuka dengan beragam aktivitas fisik, seperti memanjat pohon, naik tangga, atau bergelantungan pada batang besi di taman.

Seperti dilaporkan dalam jurnal Acta Paediatrica, anak-anak sekarang cenderung kesulitan melakukan gerakan seperti bergelantungan di tangga dinding ataupun sit-up dalam hitungan yang banyak. Selain mengalami penurunan dalam hal kekuatan, anak-anak sekarang pun kesulitan dalam mencengkeram benda dengan baik.

Riset yang digagas Dr Gavin Sandercock, pakar kebugaran anak dari Essex University, ini dilakukan dengan cara membandingkan hasil tes kemampuan dua kelompok anak pada era yang berbeda. Kelompok pertama adalah mereka yang berusia 10 tahun pada 2008 dan kelompok kedua adalah anak berusia 10 tahun pada 1998.
Penelitian menunjukkan, kemampuan anak melakukan sit-up mengalami penurunan sebanyak 27,1 persen. Kekuatan otot tangan juga menurun 26 persen dan daya cengkeram anak menurun 7 persen.

Selain itu, jika pada 1998 satu di antara 20 anak tidak mampu menahan bobot tubuhnya saat bergelantungan di tangga dinding, selang satu dekade kemudian tercatat ada satu dari 10 anak tak mampu melakukannya.

"Ini mungkin disebabkan adanya perubahan pola aktivitas di antara anak-anak Inggris berusia 10 tahun. Misalnya, kurang beraktivitas seperti memanjat pohon atau naik tali-temali untuk bersenang-senang. Secara khusus, aktivitas seperti ini dapat meningkatkan kekuatan anak-anak dan membuat mereka mampu mengangkat dan menahan bobot mereka sendiri. Fakta bahwa 10 persen anak gagal dalam tes tangga dinding dan 10 persen lainnya menolak melakukannya sungguh mengejutkan," kata Dr Sandercock.
Penelitian juga menemukan bahwa dua kelompok anak ini memiliki massa tubuh yang sama. Hal ini berarti bahwa anak usia 10 tahun pada zaman sekarang sepertinya memiliki lebih banyak lemak dan massa otot yang lebih rendah dibanding generasi sebelumnya.

from : kompas.com

berjemur bikin sperma lincah


Para pria yang ingin segera menjadi seorang ayah, ada baiknya mengikuti nasihat sederhana yang satu ini. Berjemurlah secara rutin di pagi hari untuk menambah asupan vitamin D secara alami, sekaligus meningkatkan kualitas kesuburan Anda.
Hasil riset terbaru melibatkan 340 pria di Denmark yang menunjukkan bahwa vitamin D—mikronutrien yang dihasilkan tubuh ketika terpapar sinar matahari—ternyata dapat meningkatkan kualitas sperma. Sel sperma dari pria yang tercukupi kadar vitamin D-nya lebih aktif berenang menuju sel telur.
Selain memiliki kecepatan gerak yang lebih tinggi, sel sperma mereka juga punya daya penetrasi yang tinggi. Ini merupakan kesimpulan para ahli dari Universitas Kopenhagen setelah melakukan kajian terhadap kualitas sperma dari 300 pria yang terpilih secara acak. Peneliti juga melakukan seleksi tahap lanjut dengan memilih 40 sampel untuk dianalisis secara lengkap di laboratorium.
Dalam riset, para peneliti mengukur kadar vitamin D responden melalui pemeriksaan darah. Hampir setengah dari total responden ternyata mengalami kekurangan vitamin C—yang mengindikasikan minimnya paparan terhadap sinar matahari secara alami.
Selain itu, jumlah sperma sehat dari pria yang kurang vitamin D termasuk dalam kategori lebih rendah dibanding pria yang kadar vitamin D-nya normal. Kemampuan menyerap kalsium dari pria dengan kadar vitamin D juga mengalami hambatan. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction ini sejalan dengan hasil riset sebelumnya yang mengaitkan antara kurangnya vitamin D dan minimnya produksi sperma. Ini sekaligus menjelaskan mengapa banyak pasangan yang tampaknya sukses mengalami pembuahan pada saat musim liburan.
Para ahli menemukan bahwa hampir setengah dari jumlah responden mengalami kekurangan vitamin D, atau kadarnya di bawah 50 nmol/l (nanomole per liter). Sementara itu, level maksimal yang direkomendasikan oleh banyak ahli adalah minimal 75 nmol/l.
Kemampuan suatu reaksi atau proses kimia dalam membuahi sel telur yang dkenal dengan istilah crosome reaction juga terganggu. Tes yang dilakukan di laboratorium juga membuktikan efek yang sama.
"Vitamin D secara positif berkaitan dengan motilitas sperma, yang mengindikasikan adanya peran vitamin D dalam sperma pria," ungkap Dr Martin Blomberg Jensen.

from : kompas.com

stress akibatkan impotensi


Ternyata, meskipun Anda telah makan dengan benar, rajin berolahraga, dan tidak merokok, terkadang pria masih mengalami masalah ereksi. Dalam hal ini, biang keladinya mungkin amarah, stres, atau masalah psikologis lain.

"Kecemasan dan stres akan menghambat kelenjar pituitari di bawah otak mengeluarkan hormon yang diperlukan untuk timbulnya libido," kata Dr Arun Ghosh, seksolog dari Spire Liverpool Hospital, Inggris.

Selain itu, respons melawan atau menghindar ketika tubuh menghadapi stres juga akan mematikan fungsi-fungsi non-esensial dalam tubuh, termasuk fungsi seksual.

Faktor lain yang berperan dalam terjadinya impotensi adalah pikiran negatif tentang pasangan seksual atau pernyataan pasangan, seperti kekesalan, kebencian, atau kurangnya perhatian.

"Bila hubungan Anda dengan istri tidak harmonis, impotensi mungkin isyarat dini yang diberikan tubuh untuk mengatakan bawa di antara Anda ada masalah," kata Herb Goldberg, psikolog klinis dan penulis buku The Inner Male.

Itu sebabnya, mengelola stres bisa menghindarkan Anda dari kegagalan ereksi. Seimbangkan gaya hidup Anda dengan kegiatan-kegiatan rileksasi. Olahraga juga sangat efektif untuk meringankan stres. Selama berolahraga, tubuh akan melepaskan endorfin yang berfungsi menenangkan pikiran.

Yang terpenting adalah jangan menganggap impotensi sesaat yang dialami itu merupakan masalah permanen dan menimbulkan kecemasan akan terjadi lagi. Hal yang terbaik untuk dilakukan jika seorang pria mengalami episode impotensi adalah menganggapnya sebagai sesuatu yang bisa terjadi sekali-sekali pada semua pria dan tetap berharap dapat berhasil di lain waktu.

from : kompas.com

Minggu, 22 Mei 2011

Pria orgasme berkali-kali


Seperti halnya wanita, pria sebenarnya juga dapat merasakan orgasme berulang kali atau diistilahkan multiple orgasm. Mencapai orgasme berulang pada pria sebenarnya bukan hal mustahil, asalkan mengetahui pemahaman dasar tentang seksualitas pria, teknik-teknik tertentu, dan pelatihan secara rutin.

Banyak pria beranggapan multiple orgasm adalah kemampuan mencapai ereksi sesegera mungkin setelah mengalami ejakulasi, untuk kemudian ereksi lagi dan mencapai klimaks.



Sebagian besar fokus seksualitas pria biasanya tertuju pada ejakulasi semata, ketimbang proses aktual bercinta. Padahal ketika seorang pria dapat melakukan orgasme berulang, dia tak hanya akan memuaskan dirinya, tetapi juga secara efektif dapat memuaskan pasangannya.

Secara teknis, multiple orgasm terjadi dalam sebuah rangkaian tanpa adanya rangsangan yang terputus antara kedua pasangan. Wanita telah diberkahi kemampuan untuk melakukan multiple orgasm. Namun, tak banyak yang tahu bahwa pria juga sebenarnya bisa melakukan hal yang sama asalkan melatihnya secara benar.

Dalam kasus wanita, multiple orgasm berarti dapat meneruskan lagi rangsangan seksual secepatnya setelah mengalami masa klimaks. Biasanya waktu yang dibutuhkan hanya beberapa saat sehingga klimaks kedua pun bisa dicapai. Intinya, jika seorang wanita benar-benar mengalami beberapa kali klimaks saat berhubungan, maka ia dapat dikatakan mengalami multiple orgasm.

Sementara itu, kebanyakan pria berangapan, multiple orgasm adalah kemampuan mencapai ereksi sesegera mungkin setelah mengalami ejakulasi, untuk kemudian ereksi lagi dan mencapai klimaks.

Ini jelas sebuah anggapan yang salah karena multiple orgasm sebenarnya terjadi tanpa harus kehilangan ereksi di antara proses orgasme. Jadi, multiple orgasme pada pria hanya melibatkan orgasme semata, dan tidak ejakulasi. Satu-satunya pengecualian di sini adalah ejakulasi tersebut mengikuti orgasme terakhir pada kejadian multi-orgasme.

Latih otot PC Anda

Jika pria ingin mengalami "getaran hebat" berulang-ulang, maka kuncinya adalah ereksi yang sempurna dan kemampuan menahan ejakulasi. Untuk mencapai kemampuan ini, ada beberapa teknik yang dianjurkan, misalnya dengan melatih otot dasar panggul atau pubococcygeus (PC) yang dikenal sebagai otot seksual utama pendukung fungsi seksual wanita maupun pria. Faktor stamina juga memegang peran penting supaya tak mudah mengalami kelelahan.

Seorang terapis seks bernama Barbara Kesling, PhD, dalam buku The Complete Book of Mens Health mengemukakan, untuk mencapai multiple orgasm, seorang pria dapat melakoni program yang terdiri dari dua bagian, yakni fisik dan mental.

Untuk program fisik, pria harus rajin melatih otot PC (yang biasa digunakan saat Anda ingin menghentikan aliran kencing) dengan cara mengontraksikan dan mengendurkannya selama beberapa kali dalam sehari.

Latihan otot PC ini juga sering dikenal dengan nama senam kegel. Senam ini sangat sederhana, sama seperti halnya saat menahan kencing. Anda.bisa melakukannya di kantor, antre di bank, menonton TV, atau saat menelepon. Bahkan, Anda pun bisa memulainya sekarang.

Awalilah latihan dengan mencoba melakukan beberapa kali kontraksi singkat (flick). Setelah itu, kontraksikan dan kendurkan otot PC Anda sebanyak 10 kali secara berturut-turut dalam waktu singkat. Kemudian, cobalah mengontraksikan otot PC dan menahannya selama 15 detik.

Lakukanlah secara teratur dan tingkatkan secara bertahap latihan hingga Anda bisa melakukan 10 kali flick dan 10 kali latihan menahan otot PC setiap hari. Hasilnya akan tampak pada 3-4 minggu kemudian. Dengan catatan, senam ini dijalani teratur dan tak dilakukan berlebihan karena area genital Anda akan mengalami cedera.

Latih mental

Untuk latihan mental, program dipusatkan pada pikiran dan otak. Di sini Anda harus belajar fokus dan mengidentifikasi setiap tahapan rangsangan selama berhubungan. Dengan begitu, Anda akan tahu kapan kemampuan mengatur otot PC dapat digunakan guna mencegah ejakulasi.

Memahami tahapan rangsangan yang Anda lalui menjelang orgasme dapat dilakukan ketika Anda berhubungan ataupun masturbasi. Seorang dokter, dr Kesling, membuat tahapan ini dalam level 1 hingga 10, yakni level 1 untuk tahapan tanpa rangsangan hingga 10 untuk tahap orgasme.

Ketika Anda sudah terlatih mengatur otot PC dan memahami dengan baik tahapan rangsangan seksual, tahap berikutnya adalah melatih diri untuk menghentikan sejenak (pause) di setiap level rangsangan berbeda. Penting artinya di sini untuk memiliki partner yang kooperatif dan sensitif.

Ketika berhubungan, awali proses penetrasi dengan perlahan hingga Anda mencapai level 4. Kemudian tahan dan ambilah napas dalam-dalam sambil mengontraksikan otot PC Anda. Dengan begitu, level rangsangan Anda akan menurun setidaknya hingga satu atau dua level. Setelah itu, cobalah untuk kembali beraksi dan berupaya meningkatkan level rangsangan Anda, lalu tahan lagi dan lakukan secara berulang menggunakan otot PC.

Pada saat rangsangan mendekati level tertinggi (level 10), kerahkan segala kemampuan untuk menahan keluarnya sperma (ejakulasi) dengan mengontraksikan otot PC. Pada proses ini, jangan pernah tutup mata Anda dan tariklah napas dalam-dalam. Di sini Anda akan merasakan kenikmatan sebuah orgasme tanpa harus ejakulasi.

Setelah itu, rilekslah untuk beberapa menit sehingga Anda mendapat waktu beristirahat. Tanpa disadari, Anda sudah melakukan orgasme pertama, dan siap melakukan orgasme berikutnya.

from : kompas.com

Orgasme wanita


Penelitian terbaru para ahli menunjukkan, setiap wanita ternyata memiliki dua mekanisme atau pola berbeda dalam mencapai kepuasan seksual. Para ilmuwan di Rutgers University, New Jersey AS, berhasil memetakan pola orgasme kaum Hawa menggunakan alat pemindai untuk mengetahui daerah otak yang aktif saat mengalami rangsangan seksual.

Hasilnya menunjukkan, ada mekanisme berbeda saat wanita mengalami klimaks. Salah satu pola muncul saat mereka berfantasi atau melakukan seks sendiri tanpa pasangan. Sedangkan pola lainnya tercipta ketika mereka sedang bercinta dengan pasangannya.

Seperti dilansir Daily Mail, tim peneliti yang dipimpin Barry Komisaruk melakukan pemindaian menggunakan scan MRI pada sejumlah relawan perempuan dan meneliti apa yang terjadi pada otak wanita saat mencapai klimaks.

Hasil penelitian itu mengungkap adanya ledakan aktivitas pada 30 wilayah otak wanita. Di antara bagian yang mengalami stimulasi adalah daerah prefrontal cortex, bagian otak yang mengendalikan fungsi kendali yang rumit seperti imajinasi, keinginan dan pembuatan keputusan.

Implikasi lainnya adalah otak wanita ternyata juga memiliki pola akitivitas saraf yang berbeda saat mengalami kepuasan seksual, utamanya ketika mereka dalam keadaan sendiri atau saat bersama pasangan.

Menurut peneliti, hal itu mengindikasikan bahwa wanita yang mencapai orgasme sendirian mengalami hal yang berbeda dengan ketika ia menikmati kepuasan puncak bersama pasangan atau kekasihnya.

"Informasi ini dapat membantu menemukan suatu terapi bagi wanita yang sulit mencapai orgasme atau bahkan tak dapat orgasme sama sekali. Penelitian ini membantu cara menikmati seks yang lebih baik," ungkap Kayt Sukel, seorang relawan yang terlibat dalam riset.

Sementara Mr Komisaruk mengatakan : "Orgasme adalah suatu kasus istimewa dari kondisi sadar. Jika kita dapat menemukan cara lain dalam memicu timbulnya orgasme, kita mungkin dapa memahami lebih baik bagaimana kita dapat menggunakan proses top-down untuk mengendalikan apa yang kita rasakan secara fisik".

Hasil penelitian Komisaruk berbeda dengan studi lainnya yang dilakukan ilmuwan dari Universitas Groningen, Belanda. Riset serupa yang dipimpin Janniko Georgiadis menunjukkan, daerah prefrontal cortex dalam kondisi tidak aktif saat seorang perempuan mencapai klimaks. Tetapi penelitian di Belanda ini hanya fokus pada perempuan yang berhubungan intim dengan pasangannya.

"Ketika Anda bertanya pada seseorang bagaimana rasanya orgasme, mereka menggambarkannya sebagai perasaan hilangnya kendali. Saya kira, orgasme tidak menghilangkan kesadaran, tetapi mengubahnya. Sangat mungkin ada perbedaan antara seseorang yang mencoba melakukan rangsangan seksual secara mental dengan mereka yang mendapat rangsangan dari pasangan," kata Mr Georgiadis.

Para ahli rencananya akan melakukan penelitian yang sama pada kaum pria. Akan tetapi, penelitian ini bakal menemui sejumlah kendala teknis, mengingat sejumlah fakta bahwa sebagian besar lelaki tidak banyak menggunakan otaknya saat beraktivitas seksual, dan durasi orgasme mereka pun lebih singkat.

from : kompas.com

Jumat, 13 Mei 2011

Perkawinan Kurang Bahagia Bikin Jantung Merana


Tubuh memang ahli menerjemahkan kondisi pikiran. Saat Anda sedang tertekan dan stres ketika menghadapi masalah besar dalam perkawinan, tubuh pun ikut merana. Hubungan yang hanya diisi dengan pertengkaran, kemarahan dan kesedihan bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh.
Hubungan yang kurang harmonis bisa membuat jantung Anda bermasalah. Menurut penelitian terhadap 2000 studi yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association, wanita yang tidak bahagia dalam perkawinannya 2,9 kali lebih sering membutuhkan operasi jantung, menderita serangan jantung atau meninggal karena penyakit jantung.
Faktor kurang bahagia tadi bahkan lebih besar dibanding faktor risiko penyakit jantung lain seperti usia, kebiasaan merokok, diabetes, hipertensi dan kadar kolesterol.
Hal tersebut bukan hanya terjadi pada perempuan menikah. Wanita yang masih lajang namun juga tidak bahagia dengan kekasihnya juga memiliki risiko sakit yang sama.
Peneliti lain yang menulis di American Journal of Cardiologi tahun 2006 juga mengungkapkan kaitan antara kebahagiaan hubungan dengan penyakit kronik seperti gagal jantung.
Dalam penelitian itu ditemukan pasien yang menderita penyakit jantung parah dan juga memiliki perkawinan tidak bahagia biasanya tidak mampu bertahan hidup lebih dari 4 tahun.

from : kompas.com

Alkohol picu asam urat


Asam urat (gout) yang menyebabkan rasa ngilu di persendian terjadi karena timbunan kristal urat. Salah satu pemicu asam urat adalah makanan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti jeroan, sayur, kacang-kacangan, dan produk hewani.

Alkohol juga mengandung purin. Selain itu, alkohol akan memicu pengeluaran cairan sehingga meningkatkan kadar asam urat di dalam darah. Alkohol juga bisa memicu enzim tertentu di dalam liver yang memecah protein dan menghasilkan lebih banyak asam urat.

Akan tetapi, sebenarnya penyakit asam urat digolongkan menjadi dua, yaitu penyakit gout primer dan penyakit gout sekunder. Pada penyakit gout primer, 99 persen penyebabnya belum diketahui, diduga karena kombinasi faktor genetik dan hormonal yang mengganggu metabolisme.
Penyakit gout sekunder disebabkan peningkatkan produksi asam urat akibat faktor makanan yang mengandung kadar purin tinggi.

Umumnya yang terserang asam urat adalah kaum pria. Hal ini karena perempuan mempunyai hormon estrogen yang ikut membantu pembuangan asam urat lewat urine. Selama seorang perempuan memiliki hormon estrogen, pembuangan asam uratnya ikut terkontrol. Ketika memasuki usia menopause, barulah perempuan terkena asam urat.

Kadar asam urat yang normal pada pria berkisar 3,5-7 mg/dl dan pada perempuan 2,6-6 mg/dl. Kadar asam urat di atas normal disebut hiperrurisemia.

Beberapa penelitian menunjukkan kaitan antara konsumsi kopi dan kadar asam urat yang rendah. Namun, para peneliti masih terus melakukan kajian mengenai hal ini.
Vitamin C juga efektif untuk mengurangi kadar asam urat dalam darah. Mereka yang berisiko tinggi disarankan mengonsumsi buah sumber vitamin C.

Selasa, 10 Mei 2011

Pingin Bahagia


TERNYATA, orang yang bahagia cenderung suka makan permen dan lebih memilih rasa buah. Ini adalah sebuah penelitian yang menganalisa hubungan rumit antara emosi positif dan konsumsi makanan.

"Sebagian besar dari kita menyadari bahwa kita sering makan secara emosional, tapi bagaimana kita dapat memilih camilan yang sehat atau tidak ketika sudah merasa kenyang?" tanya peneliti Karen Page Winterich dari Pennsylvania State University dan Kelly L. Haws dari Texas A & M University. Mereka pun lalu mengadakan penelitian yang dilaporkan di Journal Consumer Research edisi April 2011.

Untuk memahami mengapa seseorang akan lebih memilih permen daripada sepotong buah, penulis studi mendalami perbedaan antara perasaan positif yang muncul dari pemikiran tentang masa lalu (kebanggaan dan kebahagiaan) dan harapan masa depan yang berorientasi emosi.

Dalam studi pertama, peserta yang memiliki harapan mengonsumsi sedikit permen cokelat M&Ms daripada orang yang mengalami kebahagiaan, menurut pernyataan Penn State.

Dalam studi kedua, mereka menemukan bahwa peserta yang lebih terfokus pada masa lalu memilih camilan yang tidak sehat.

Dalam studi ketiga, para peneliti menggeser fokus penelitian pada emosi positif yakni membuat para peserta merasa memiliki harapan tentang masa lalu atau memiliki mereka kebanggaan pengalaman di masa depan.

"Artinya, jika seseorang memiliki rasa bangga, ia lebih suka camilan yang tidak sehat."

Akhirnya, penulis membandingkan emosi positif di masa depan yang berfokus pada harapan dan kebanggaan dan fokus emosi negatif (takut dan malu). Mereka menemukan bahwa kombinasi dari positif dan fokus masa depan meningkatkan pengendalian diri.

"Jadi pada saat Anda merasa baik, jangan terlalu berfokus pada semua hal yang baik di masa lalu. Sebaliknya, terus yang berpikir positif dan fokus pada masa depan, terutama segala hal baik yang Anda bayangkan akan datang. Dengan begitu, Anda akan menjaga berat badan," kata para peneliti.

Senin, 09 Mei 2011

masuk angin Gejala stress

Stres memang akrab dengan keseharian kita. Mungkin karena stres sudah dianggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, banyak orang yang tidak menyadari keberadaan stres. Apalagi tanda-tanda stres sangat umum.
Untuk mengetahui seseorang mengalami stres atau tidak, diperlukan pengamatan gejala, baik fisik maupun psikis selama dua minggu.
Secara psikologis stres tampil dalam wujud perasaan cemas, panik, perilaku gelisah, emosi labil, cepat tersinggung, malas, frustasi, dan sebagainya.
Selain itu stres juga mendatangkan gejala fisik, seperti gangguan hormonal, sakit maag, pusing, sakit kepala, sakit pinggang, sering masuk angin, sulit berkonsentrasi, serta gangguan tidur.

"Rasa cemas berlebihan karena stres akan memacu hormon tertentu di dalam tubuh yang bisa meningkatkan peningkatan denyut jantung dan darah. Rasa cemas juga akan memicu produksi asam lambung," papar dr.Surjo Dharmono, Sp.KJ(K), dari Departemen Psikiatri FKUI/RSCM ini.
Cemas berkepanjangan juga akan menyebabkan ketegangan otot-otot tubuh. "Akibatnya muncul keluhan sering sakit kepala, gampang masuk angin, dan kelelahan kronis," imbuhnya.
Tidak jarang pasien yang sebenarnya memiliki stres berpindah-pindah dokter karena keluhan yang tidak kunjung hilang. Obat yang diminum pun tidak ada yang manjur. "Dalam dunia kedokteran gejala itu disebut psikosomatis, sehat tapi merasa sakit," katanya.
Surjo menyebutkan, sekitar 20-30 persen pasien yang berobat ke dokter umum sebenarnya adalah orang yang mengalami keluhan fisik karena stres.

Sabtu, 07 Mei 2011

Rawat Sendi anda.....


Meski tidak terlihat, persendian perlu dirawat. Bila kondisi sendi tidak baik, fleksibilitas seluruh gerakan tubuh bisa terganggu, bahkan mengakibatkan kerusakan tulang rawan sendi.

Layaknya engsel pintu, sendi-sendi tubuh menjadi penghubung antara satu tulang dan tulang yang lain sehingga memungkinkan tulang dapat digerakkan dengan fleksibel dan lentur.

Karena fungsinya yang penting itu, persendian tak pernah beristirahat dari tugasnya. Bukan hanya itu, sendi merupakan anggota tubuh yang terus-menerus mengalami tekanan. Makin banyak aktivitas yang dilakukan, makin berat pula tugas sendi.

Ketika kita berjalan, tekanan pada sendi mencapai dua kali dari berat tubuh dan saat naik tangga meningkat hingga tiga kali. Tekanan yang dialami sendi bahkan mencapai lima kali dari berat tubuh saat kita menuruni tangga.

Menurut dr. Aris Wirabudi, Sp.PD, KEMD, dalam kondisi normal, sendi memiliki permukaan yang licin. Tekanan-tekanan yang diterima sendi akan menyebabkan robekan atau retakan kecil. "Secara alami robekan ini akan diperbaiki oleh tubuh. Makin muda usianya, makin cepat proses perbaikan ini terjadi," katanya.

Namun, seiring dengan pertambahan usia, kemampuan tubuh untuk mengoreksi robekan tadi berkurang, padahal setiap saat tubuh terus bergerak. Akibatnya robekan dalam sendi semakin besar dan artinya sendi makin cepat rusak.

"Jika robekannya terlalu besar, lama-kelamaan cairan sendi akan aus, tulang saling menempel dan terasa sakit saat digerakkan. Kondisi ini disebut juga dengan radang sendi atau osteoartritis, salah satu jenis rematik," kata ahli penyakit dalam dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, ini.

Percepatan kerusakan sendi, menurut Aris, disebabkan oleh berbagai faktor, yakni usia, berat badan, pola makan, dan aktivitas.

Orang dengan berat badan ekstragemuk atau obesitas merupakan kelompok yang rawan mengalami osteoartritis (OA). "Karena kegemukan, otot-otot penyangga sendi tidak kuat menahan beban sehingga lebih rentan terjadi robekan kecil pada sendi," katanya.

Penyakit radang sendi memang biasanya dialami oleh orang lanjut usia. Namun, jika persendian tidak dirawat, mereka yang belum terlalu tua pun bisa menderita. Di Amerika Serikat, OA diderita 6-12 persen pada populasi orang dewasa dan sepertiganya adalah usia di atas 65 tahun.

"Saat ini memang trennya semakin banyak orang yang masih muda sudah terkena OA, terutama jika kegemukan dan sendi ditekan terus," kata dr. Muliaman Mansyur, medical marketing PT. Fonterra Brands Indonesia, dalam acara seminar "Jaga Kesehatan Tulang dan Sendi" di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Osteoartritis memiliki gejala utama rasa nyeri, bengkak, sendi sulit digerakkan (kaku), dan hilang kelenturan di sekitar area yang sakit. OA bisa terjadi di seluruh bagian tubuh yang terdapat sendi. Namun, bagian yang paling sering terkena adalah lutut, tangan, kaki, tulang belakang, dan panggul.

Pencegahan

Osteoartritis bukanlah penyakit sepele. Penyakit ini bisa mengakibatkan cacat kronis, meningkatkan kunjungan ke rumah sakit, dan memakan biaya tinggi. Sayangnya, menurut dr. Aris, belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini.

"Pengobatan yang diberikan adalah fisioterapi untuk mengembalikan fungsi gerak dan obat antiinflamasi untuk mengurangi nyeri. Terapi lain adalah operasi untuk mengganti area yang sakit," katanya.

Untuk menjaga fungsi sendi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pertama adalah berolahraga untuk melancarkan sirkulasi darah dan mencegah kekakuan. Makin banyak kita bergerak, makin lenturlah sendi kita. Lakukan olahraga yang menguatkan otot-otot penyangga tubuh.

Akan tetapi, Aris mengingatkan agar olahraga yang dilakukan tidak berlebihan. "Penggunaan satu bagian sendi yang berlebihan justru bisa menyebabkan cedera. Misalnya pada petenis atau pemain golf karena memakai satu bagian tangan terus-menerus," katanya.

Kalaupun Anda tidak punya waktu untuk berolahraga, selalu lakukan peregangan di sela-sela aktivitas untuk mencegah kekakuan.

Faktor lain yang tak kalah penting, menurut Muliaman, adalah nutrisi. "Seperti halnya tulang butuh kalsium dan vitamin D, sendi juga membutuhkan glukosamin untuk mencegah kerusakan jaringan tulang rawan dan mengatasi gejala artritis," katanya.

Glukosamin adalah senyawa pembangun untuk sendi tulang rawan yang berperan sebagai bantalan pada ujung tulang dan mencegah tulang dari keretakan saat mereka bergerak.

Secara alami zat ini ditemukan dalam tubuh, namun kemampuan tubuh menyintesa glukosamin akan berkurang seiring usia. Karena itu, glukosamin bisa ditambahkan dari luar tubuh.

Yang perlu diperhatikan, glukosamin bukanlah obat radang sendi. "Bila ada keluhan nyeri, haruslah diobati dengan obat antiinflamasi. Fungsi glukosamin ini untuk pencegahan," kata Aris mengingatkan.

from : kompas.com

Pria Selalu Mikir Seks? Ah Cuma Mitos

Pria memikirkan tentang seks setiap tujuh detik? Tidak juga. Menurut riset terbaru, ternyata pria juga memikirkan tentang tidur dan makanan sebanyak mereka memikirkan tentang seksualitas.

Pria muda setiap harinya rata-rata memikirkan 18 kali dalam sehari, sedangkan wanita hanya 10 kali. Meski begitu frekuensi para pria memikirkan tidur dan makanan juga tak jauh berbeda. Dengan kata lain, tidak ada yang istimewa dari pikiran tentang seks.

"Para pria juga memikirkan tentang hal yang berkaitan dengan kesehatan seperti halnya wanita. Jadi tidak hanya cuma tentang seks," kata Terri Fisher, psikolog dari The Ohio State University, yang melakukan riset ini.

Ia menjelaskan, teori yang menyebutkan otak pria hanya diisi pikiran tentang seks hanyalah sebuah mitos. Walau memang ada penelitian tentang frekuensi pria dan wanita memikirkan seks. Pada umumnya metode riset yang dipakai adalah meminta responden untuk mengingat kembali apa saja yang mereka pikirkan selama seminggu kemarin. Namun menurut Fisher, metode tersebut sebenarnya tidak memberi hasil akurat.


Dalam penelitiannya, Fisher dan timnya meminta 163 mahasiswi dan 120 mahasiswa untuk membawa alat penghitung pukulan golf berukuran kecil. Supaya tidak bias, para partisipan itu diwawancarai tentang pikiran yang berkaitan dengan kesehatan.

Kemudian, 60 persen responden diminta memencet alat hitung pukulan golf tadi ketika mereka memikirkan tentang seks. Dan sisanya diperintahkan untuk memikirkan tentang makanan dan tidur.

Secara umum, Fisher menemukan para pria memikirkan seks lebih dari sekali saat terjaga, sementara wanita hanya separuhnya. Para pria juga ternyata memberi perhatian pada tidur dan makanan sebanyak memikirkan seks.

from : kompas.com

Kamis, 05 Mei 2011

Obesitas kurangi kepuasan seksual

Bertubuh ekstra gemuk alias obesitas bukan cuma lebih rawan penyakit tapi juga bisa mengurangi kepuasan seksual. Penelitian menunjukkan orang yang obesitas, terutama wanita, merasa kehidupan seksnya hambar.
Peneliti dari Duke University meneliti 91 pria obesitas dan 134 wanita obesitas yang mengisi kuesioner mengenai fungsi seksual mereka. Daftar pertanyaan tersebut meliputi gairah, libido, ketertarikan, orgasme, kepuasan, kebiasaan, hubungan dengan pasangan, masturbasi dan masalah seksual.
"Kami menemukan kepuasan seksual dan kualitas seksual wanita yang obesitas lebih rendah dibanding para pria. Tapi secara umum orang yang obesitas memiliki kualitas kehidupan seks yang rendah," kata Dr.Truls Ostbye, profesor dari departemen komunikasi dan keluarga, yang melakukan riset ini.
Para peneliti juga membandingkan hasil survei kelompok orang yang gemuk berat itu dengan para survivor kanker dan orang dari kelompok umum.
Hasilnya, wanita yang obesitas tetap memiliki nilai kepuasan seksual yang rendah dibanding kelompok lain. Sementara itu pria yang obesitas memiliki kepuasan seksual di antara kelompok survivor kanker dan populasi umum.
"Hasil survei ini menambah bukti bahwa obesitas berkaitan erat dengan penurunan fungsi seksual dan kualitas seks, baik pada pria dan wanita," kata Ostbye yang hasil risetnya dimuat dalam Journal of Sex and Marital Therapy.
Problem seksual yang dialami kaum XL ini antara lain disebabkan karena buruknya aliran darah akibat kegemukan. Tidak hanya pada pria, tapi juga wanita. Penelitian menunjukkan dorongan dan hasrat seksual wanita gemuk dipengaruhi oleh buruknya aliran darah, terutama yang menuju organ vital.

from:kompas.com

Senin, 02 Mei 2011

Ketampanan Diukur dengan Jari Manis

Semakin panjang jari manis seorang pria, semakin besar kemungkinan ia menarik di mata wanita. Ini bukan sembarang mitos. Ilmuwan membuktikan secara ilmiah.
Untuk studi ini, Camille Ferdenzi dari University of Geneva, meminta 80 wanita berusia 18 hingga 34 untuk melihat 49 foto pria. Setiap wanita kemudian dimintai penilaian yang berkaitan dengan sifat maskulin dan ketampanan. Ferdenzi juga mengajak sebuah grup wanita yang jumlahnya lebih kecil untuk mendengar suara pria dan mencium aroma tubuh (yang sudah ditempatkan pada kapas).
"Kami ingin tahu apa yang membuat seorang pria begitu menarik," kata Ferdenzi. "Adakah hubungannya dengan kondisi lingkungan janin?"
Hasilnya? Semakin panjang jari manis ketika dibandingkan dengan jari telunjuk, khususnya di tangan kanan, semakin besar pula kemungkinan pria itu dianggap menarik oleh para wanita yang terlibat dalam studi.
Perbandingan antara jari manis dan jari telunjuk tersebut berhubungan dengan terpajannya (expose) janin terhadap testosteron. Semakin besar perbedaannya, semakin banyak janin terekspos testosteron. "Kami juga mendapati ketampanan berhubungan dengan simetri pada wajah," kata Ferdenzi.
Para ilmuwan mendapati kalau pilihan para wanita bisa berbeda ketika diminta menilai berdasarkan bau badan dan suara. "Hubungan bau badan, suara, dan panjang jari manis tidak berhubungan langsung. Kemungkinan, karena bau badan dan suara diakibatkan testosteron saat dewasa, bukan sebelum kelahiran," Ferdenzi menjelaskan.
Penelitian yang menyelidiki panjang jari bukan hanya kali ini. Panjang jari berhubungan dengan kemungkinan seseorang terkena penyakit, termasuk kanker prostat. Penyakit itu juga dikenal berhubungan dengan testosteron. Jumlah pajanan hormon sebelum kelahiran juga menentukan kemungkinan seseorang terkena berbagai penyakit, seperti kanker payudara dan osteoartritis

Olahraga, Banyak Keringat Lebih Baik?

Rasanya kurang afdol jika tubuh tidak banjir keringat saat berolahraga. Tetapi jumlah keringat sebenarnya bukan parameter yang tepat untuk mengetahui banyak sedikitnya kalori yang dibakar.
Berlatih di atas treadmill selama 30 menit sudah jelas akan membuat tubuh basah oleh keringat. Tetapi apakah yoga yang dilakukan selama 75 menit dan hampir tanpa keringat tersebut lebih tidak bermakna? Belum tentu. Saat melakukan aktivitas fisik, keringat dibutuhkan untuk mendinginkan suhu tubuh agar tidak terlalu panas.
Ada banyak faktor yang memengaruhi banyak sedikitnya jumlah keringat yang dikeluarkan. Temperatur adalah faktor utama. Hanya dengan duduk diam di bawah sinar matahari kita pasti berpeluh, tetapi bukan berarti ada kalori yang dibakar. Keringat yang keluar adalah pertanda Anda kepanasan.
Sebaliknya ketika berlatih gaya punggung di kolam renang selama 30 menit, Anda tidak mengeluarkan keringat. Demikian pula halnya ketika Anda berlari di daerah pegunungan, keringat yang dikeluarkan pun sedikit, padahal jumlah kalori yang dibakar cukup banyak.
Kosmetik yang dipakai juga memengaruhi keringat yang dikeluarkan. Bila Anda memakai kosmetik saat berolahraga, jumlah keringat yang mengalir akan lebih sedikit dibanding jika wajah Anda polos tanpa make up.
Untuk latihan kardio yang diukur adalah detak jantung, bukan keringat yang keluar. Jika tujuannya membakar lemak, latihan kardio diupayakan 60-80 persen dari detak jantung maksimal. Bila Anda berusia 20 tahun maka denyut jantungnya antara 120-160 detak per menit.
Pada intinya adalah Anda tidak membutuhkan banyak keringat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Lakukan berbagai variasi latihan, baik itu kardio atau olahraga yang meningkatkan kelenturan, keseimbangan dan rileksasi seperti yoga atau tai chi.