CUACA panas dan terik yang dirasakan, terutama oleh warga Ibu Kota, dalam beberapa hari terakhir tentunya membuat kulit tak hanya kusam, tapi juga kering. Kita pun telah melakukan berbagai upaya untuk menghindari kerusakan kulit akibat terpaan sinar matahari yang begitu terik seperti memakai pelembab dengan tabir surya.
Tapi apakah Anda tahu bahwa kita juga dapat melindungi kulit dari dalam? Para peneliti telah menemukan bahwa nutrisi tertentu bisa mempertahankan kulit Anda dari efek penuaan akibat sinar matahari. Berikut adalah lima makanan yang patut Anda konsumsi untuk kulit terlindungi dari efek buruk sinar matahari, seperti dikuti dari Shine.com:
1. Buah-buahan citrus seperti lemon, jeruk, tangelos, limau, dan jeruk bali, semuanya kaya vitamin C. Karena tubuh Anda tidak dapat menyimpan vitamin C, Anda perlu mendapatkan setiap beberapa kali sehari. Maka itu, rajinlah memesan jus jeruk dan melon atau tambahkan perasan jeruk nipis ke makanan.
Beberapa menit saja terpapar matahari bisa mengubah produksi kolagen, serat-serat protein yang menjaga elastisitas kulit. Kolagen yang rapuh bisa menyebabkan keriput. Vitamin C dari dalam tubuh akan membantu menjaga kolagen lebih kuat dan lebih mampu menahan proses penuaan dini.
2. Makanan antioksidan berwarna-warni seperti jeruk, ubi jalar, dan melon merupakan sumber penuh antioksidan. Makanlah lima porsi buah dan sayuran sehari. Antioksidan akan menangkal radikal bebas, molekul oksigen yang sangat reaktif yang dipicu sinar UV matahari, terutama sinar UVA. Radikal bebas bisa merusak kulit dan menyebabkan kekeringan hingga keriput.
3. Teh hijau mengandung epigallocatechin-3-gallate (EGCG), bahan aktif untuk kulit. Dosis sehat EGCG dalam teh hijau menghambat inflamasi kimia yang disebabkan matahari. EGCG juga membantu mencegah kanker kulit.
4. Sayuran hijau berwarna gelap baik bila dimakan segar, beku, mentah, dikukus, atau dijus. Semisal bayam, brokoli, lobak hijau, dan kale yang kaya vitamin A. Vitamin A sangat penting untuk pergantian sel kulit, proses yang membuat pertumbuhan sel seimbang tidak terlalu cepat, tidak terlalu lambat. Dengan begitu, kulit tak akan mudah menjadi kering dan bersisik.
5. Makan ikan seperi salmon, tuna, sarden, atau tenggiri yang kaya dengan protein. Dengan begitu, Anda mendapatkan asam lemak omega-3. Omega-3 melawan peradangan dan benar-benar melindungi Anda terhadap sengatan matahari dan meningkatkan efek dari tabir surya Anda. Protein ini juga membantu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak oleh sinar matahari.
from : MediaIndonesia.com
Sabtu, 16 April 2011
air dingin ampuh meredakan emosi
MENEGUK air dingin di lemari es saat ingin marah ternyata ampuh meredam persaaan emosional itu. Air dingin? Ya, menurut Dr Leo Galland dalam blognya di Huffington Post, air dingin ditengarai ampuh meredakan perasaan emosional.
"Menurut hasil penelitian Universitas Tyfts, dehidrasi memiliki pengaruh terhadap suasana hati dan ketenangan jiwa seseorang," katanya. Dari penelitian yang ia lakukan, didapati pertanyaan menarik yakni apa yang akan terjadi bila seseorang kekurangan air dalam sehari? Dan, ternyata terungkap bahwa suasana hati dan performa seseorang cenderung akan memburuk disebabkan dehidrasi.
Singkatnya, ketika tubuh kita tengah merasa haus, sensitivitas kita pun meningkat. Maka itu, seperti anjuran banyak ilmuwan, sebaiknya kita rutin minum air setidaknya 8 gelas per hari. Terlebih kini, saat cuaca yang tidak menentu, kadang panas dan kadang hujan.
Tak ketinggalan, tingkat stres yang timbul akibat tekanan pada pekerjaan. Meminum air juga akan membuat stamina tubuh terjaga sehingga prima dalam beraktivitas seharian penuh.
from : mediaIndonesia.com
air putih membersihkan tubuh dari racun
TAK hanya akan mempercantik kulit, mengkonsumsi air putih secara teratur juga bermanfaat untuk membersihkan tubuh dari racun. Namun, sayangnya masih banyak orang yang melupakan salah satu bagian penting untuk tubuh ini.
Banyak yang mengabaikan konsumsi air putih, termasuk kala bangun tidur. Apa sih manfaat dari meminum air putih saat bangun tidur? Selama kita tertidur, tubuh mengeluarkan banyak cairan melalui penguapan. Hal itu terjadi karena aktivitas tubuh saat tidur tidak berhenti bekerja. Metabolisme sel terus berjalan dan cairan sel tubuh membantunya.
Jadi, setelah 6-8 jam tertidur, tubuh bisa mengalami defisit air karena dalam proses metabolisme sel ada cairan yang terbuang. Bila kita tak meminum air setelah bangun tidur, tubuh juga bisa kekurangan mineral. Cukup segelas air putih setelah bangun akan sangat bermanfaat bagi tubuh. Sebanyak 70 persen tubuh kita terdiri dari air. Air dalam tubuh digunakan oleh organ-organ tubuh yang tidak pernah berhenti bekerja selama tidur, termasuk otak, jantung, dan ginjal. Jadi setelah bangun, dianjurkan untuk minum air.
Sebenarnya tak hanya setelah bangun, kita juga harus minum air putih sebelum tidur. Tidak perlu terlalu banyak karena konsumsi air yang berlebihan dapat memicu kita untuk lebih sering ke kamar kecil. Juga, berakibat buruk terhadap fungsi jantung dan ginjal.
Namun, yang juga perlu diingat yakni pemilihan air minum. Air minum harus memenuhi aspek kesehatan. Air pada umumnya terdiri dari H2O, tapi tubuh juga perlu air yang mengandung mineral (natrium, kalium, klorin) agar otot mudah bergerak.
from : media indonesia
Jumat, 15 April 2011
Madu untuk antibiotika
Penelitian terbaru menunjukkan, sejenis madu yang biasa digunakan untuk menyembuhkan luka ternyata berpotensi besar menjadi obat ampuh untuk mengatasi bakteri super yang resisten terhadap antibiotik.
Seperti dilansir Daily Mail, madu jenis manuka dilaporkan efektif membunuh tiga jenis bakteri yang biasa menginfeksi saat tubuh terluka, termasuk antara lain kuman super Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA).
Madu manuka adalah sejenis madu yang diproduksi lebah penghuni pohon manuka di Selandia Baru. Para ahli telah mengenal jenis madu ini sejak lama karena juga sering digunakan dalam produk-produk penyembuh luka modern. Masalahnya, rahasia dari kekuatan madu manuka dalam mengatasi luka masih menjadi misteri.
Tim yang dipimpin Profesor Rose Cooper dari University of Wales Institute Cardiff (UWIC), dalam risetnya, menemukan bahwa madu manuka ternyata mampu mencegah perkembangan bakteri dengan cara yang tidak biasa. Madu ini dapat menghalangi proses ikatan bakteri pada jaringan, tahap yang penting dalam proses infeksi.
"Mencegah ikatan juga dapat menghambat pembentukan biofilm, yang dapat melindungi bakteri dari antibiotik dan membiarkan mereka menimbulkan infeksi secara terus menerus," ungkap Cooper.
Studi lainnya yang dilakukan Cooper menunjukkan, madu manuka membuat MRSA menjadi lebih sensitif terhadap antibiotik seperti oksasilin atau secara efektif membalikkan resistensi antibiotik.
"Ini mengindikasikan bahwa antibiotika saat ini mungkin akan lebih efektif mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri resisten jika dikombinasikan dengan madu manuka," paparnya.
Menurut Prof Cooper, riset lanjutan bakal dilakukan dengan cara meningkatkan penggunaan madu secara klinis karena para dokter kini tengah dihadapkan pada masalah kian meningkatnya kasus resistensi obat.
"Kami perlu cara yang inovatif dan efektif dalam mengendalikan infeksi yang kemungkinannya takkan berkontribusi pada meningkatnya resistensi antibiotik," ujar Cooper, yang memublikasikan temuannya dalam konferensi "Society for General Microbiology" di distrik Harrogate, Yorkshire Utara, Inggris.
from : kompas.com
Ikan dan cumi-cumi untuk Maag
Anda yang memiliki sakit maag mungkin biasa mengatasinya dengan minum obat antasida dan mangasida. Namun, ada cara alami untuk meredakan gangguan fungsi lambung itu, yakni dengan ramuan ikan mas atau cumi-cumi.
Gangguan fungsi lambung atau penyakit maag disebabkan oleh tingginya kadar asam dalam lambung yang mengakibatkan luka. Menurut dr Ellya, MARS, dokter sekaligus herbalis yang berpraktik di Klinik GHS, tingginya kadar asam lambung disebabkan oleh produksi asam yang berlebihan atau penghancuran asam yang lambat.
Tingginya kadar asam lambung ini bisa dipicu oleh adanya kelainan saraf atau infeksi bakteri. Penyakit maag kronis bisa mengakibatkan komplikasi berupa iritasi atau luka pada lambung.
Sri Haryanto SN dari Klinik Holistik Anugrah Agung, Yogyakarta, menambahkan bahwa luka itu dapat muncul di satu atau banyak tempat sekaligus. Luka ini menyebabkan rasa perih sebelum atau sesudah makan.
Biasanya gejala gangguan fungsi lambung berupa feses (tinja) mengeras lantaran pencernaan kurang baik. Bila parah, maka gangguan ini dapat menyebabkan perdarahan sehingga darah atau tinja berwarna hitam. Gejala lainnya, sakit perut yang hebat, kembung, panas, sering bersendawa, nafsu makan berkurang, sering muntah, tubuh lemah, dan terkadang terjadi diare kronis.
Menurut Sri, penyebab maag bisa karena stres berat sehingga lambung menghasilkan asam secara berlebihan. Hal itu bisa juga disebabkan makan tidak teratur atau terlambat makan serta mengonsumsi minuman beralkohol atau berkafein.
Gangguan fungsi lambung, kata dr Ellya, umumnya bersifat sementara. Obat yang dikonsumsi sifatnya menurunkan pH (tingkat keasaman) di dalam lambung. Biasanya dokter akan meresepkan obat antigangguan lambung berupa antasida dan mangasida. Obat ini sifatnya meringankan serangan maag, tidak menghilangkan penyebab gangguan fungsi lambung. Sayangnya, bila dikonsumsi terus-menerus, obat ini dapat memicu timbulnya batu pada saluran kemih.
Ikan mas dan cumi-cumi
Sri menawarkan cara alami mengatasi gangguan lambung dengan bahan dasar cumi-cumi atau ikan mas. Cumi-cumi, katanya, hanya digunakan cangkoknya. Cangkok cumi-cumi dalam pengobatan tradisional China (TCM) disebut ha pian siau.
Lebih lanjut kata Sri, tidak semua cangkok cumi-cumi dapat dipakai. Pilih cangkok yang berwarna putih, jangan yang kekuning-kuningan atau kebiru-biruan. Syarat lain, pakai cangkok yang besar.
"Cangkok cumi-cumi mengandung kalsium fosfat, kalium karbonat, dan natrium karbonat. Bahan-bahan inilah yang berfungsi untuk meredakan gangguan lambung," kata pendiri Meditasi Medica Center, Yogyakarta, ini.
Ditambahkan, cangkok cumi-cumi yang digunakan sebagai obat sudah dalam bentuk tepung. Cara membuatnya sederhana, yakni cangkok cumi-cumi disangrai, lalu dicampur dengan sedikit cuka. Masak hingga cangkok berwarna kuning. Selanjutnya, tumbuk cangkok hingga menjadi tepung halus.
Bahan yang disiapkan adalah 600 gr tepung cangkok cumi-cumi dicampur 75 gr cuka. Ramuan ini dikonsumsi pelan-pelan.
Saat dikonsumsi, ramuan terasa asin kelat dan sedikit panas. Pengobatan dengan cara ini cukup dilakukan sekali. Namun, bila belum sembuh, maka pengobatan dapat dilakukan sekali lagi.
Dikonsumsi tiga hari
Sementara itu, ikan mas yang digunakan untuk pengobatan adalah ikan sehat yang beratnya antara 300 gr dan 1.000 gr. Sejumlah bagian ikan mas dibuang, yaitu isi perut, sirip, insang, dan ekornya.
Untuk gangguan maag, bahannya 600 gr ikan mas, selaput lambung ayam, 3,5 gr lada, 2 gr jahe, garam, dan 1,5 liter air. Ikan dipotong kecil-kecil. Lada dan jahe ditumbuk hingga halus.
Masukkan jahe dan lada halus ke selaput kulit lambung ayam. Selanjutnya masak ikan dan selaput lambung ayam dengan 1,5 liter air hingga tersisa 0,5 liter, lalu tambahkan garam secukupnya.
Ramuan siap dimakan berikut kuahnya, untuk dua kali konsumsi. Sri mengingatkan ramuan ini dikonsumsi sebelum makan nasi selama tiga hari berturut-turut. Mau coba?
Berikut ramuan berbahan dasar ikan mas dan cumi-cumi yang ditawarkan Sri Haryanto SN dari Klinik Holistik Anugrah Agung, Yogyakarta, untuk mengatasi beberapa penyakit.
A. Ramuan Ikan Mas
1. Batuk
Bahan: 300 gr ikan mas, 10 gr kencur, dan 3 gelas air. Caranya: tumbuk halus kencur. Campur semua bahan, tambahkan air dan masak sampai matang. Langsung disantap. Ramuan ini cukup dibuat 2 kali dalam seminggu.
2. Gangguan tulang panggul sempit
Bahan: 300 gr ikan mas, 10 gr jahe, garam, dan 3 gelas air. Caranya: campur semua bahan menjadi satu. Masak dengan air hingga matang. Hasilnya siap disantap berikut kuahnya. Ramuan dikonsumsi sehari sekali, selama 7-10 hari.
3. Kaki bengkak
Bahan: 300 gr ikan mas, 35 gr kacang merah kecil, garam, dan 3 gelas air. Caranya: campurkan ikan mas dan kacang merah, tambahkan garam secukupnya. Masak bahan dengan air hingga matang. Makan ramuan selagi hangat. Ramuan dikonsumsi sehari sekali, selama 3 kali seminggu, sampai sembuh.
B. Ramuan Cumi-cumi
1. Gangguan luka usus 12 jari
Bahan: 200 gr tepung cangkok cumi-cumi dan 2 sendok makan madu. Caranya: campurkan tepung cangkok cumi-cumi dengan madu agar tepung dapat dipilin menjadi pil bulat. Buat pil seberat 7,5 gr (kira-kira 2 cm). Sebuah pil dikonsumsi sebelum makan nasi, tiga kali sehari, selama tujuh hari berturut-turut.
2. Infeksi lambung dan peranakan mengalami perdarahan
Bahan: 20 gr cairan hitam cumi-cumi dan 0,5 gelas air. Caranya: hangatkan cairan hitam cumi-cumi dalam botol kaca dengan menggunakan api kecil hingga kental. Seduh 2 gr cairan dengan air panas matang. Minum tiga kali sehari sampai sakitnya sembuh. Selama pengobatan, dianjurkan tidak mengonsumsi makanan yang keras, pedas, atau minum alkohol.
3. Wasir
Bahan: 18,75 gr tepung cangkok cumi-cumi dan 1,125 gr bubuk tawas. Caranya: campur semua bahan, lalu aduk hingga rata. Tambahkan minyak kelapa. Oleskan ramuan pada dubur yang luka dua kali sehari hingga sembuh. Selama pengobatan, dilarang mengonsumsi makanan pedas dan daging serta minum alkohol.
from : kompas.com
Suplemen Alami
Selain suplemen, ada cara lain untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaatkan bahan alami seperti bawang putih, jamur shitake, kacang brasil, alpukat, dan jeruk bali.
Pemanasan global tanpa disadari memberikan dampak nyata, yakni kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Cuaca panas bisa mendadak berubah menjadi mendung bahkan hujan, begitu juga sebaliknya.
Kondisi inilah yang membuat imunitas tubuh menjadi rendah alias menurun. Jika daya tahan menurun, tubuh akan mudah terserang penyakit. Terlebih bagi mereka yang terkurung dalam ruang ber-AC atau pekerja lapangan yang terpapar udara bebas. Dalam kondisi daya tahan tubuh menurun itulah radikal bebas sebagai agen infeksi maupun racun akan mudah menembus pertahanan tubuh.
Sebagian orang menyikapinya dengan mengonsumsi multivitamin. Harapannya, agar daya tahan tubuh tetap terjaga.
Pertanyaan berikut yang muncul, apakah itu efektif? Tentu saja sangat relatif karena harus didukung oleh kesadaran untuk memilih hidup sehat seperti mengatur pola makan dan istirahat cukup.
Tak ada yang salah dengan pemanfaatan multivitamin. Namun, ada baiknya Anda mulai mempertimbangkan cara lain yang lebih alami guna mengatasi penurunan imunitas atau daya tahan tubuh, yakni memanfaatkan khasiat bawang putih, jamur shitake, kacang brasil, alpukat, dan jeruk bali.
Seorang pencinta bahan pangan organik dari Singapura, Andrew Behrendt, dalam tulisannya Solution For Low Immunity, menjelaskan bahan alami tersebut mampu memberi pasokan mineral, vitamin A, B, C, dan E, serta asam lemak esensial. Kelima bahan tersebut terbukti mampu menjadi turbo boost atau pendongkrak kekebalan tubuh melawan demam dan flu karena perubahan cuaca.
Berikut kelima jenis bahan alami tersebut:
1. Bawang Putih
Bumbu dapur ini sumber alami antimikroba dan jamur. Bawang juga dapat merangsang tubuh memproduksi sel darah putih yang bermanfaat untuk melawan bakteri merugikan. Komponen utama yang bermanfaat bagi kesehatan dalam bawang putih disebut allicin.
Untuk mendapatkan manfaat maksimalnya, sebaiknya biarkan bawang putih terpapar udara bebas selama 10 menit sebelum dicampurkan ke dalam masakan. Jika akan dimakan langsung atau dikunyah, sebelumnya cuci lalu bersihkan kulit lapisannya dan pilih yang masih segar.
Untuk menetralkan bau mulut setelah mengonsumsi bawang putih, Anda dapat mengunyah peterseli segar (daun campuran sup). Sementara untuk menghilangkan bau di tangan, Anda dapat menggosok tangan dengan sedikit lemon.
2. Jamur Shitake
Jamur ini berbentuk seperti payung, warnanya berkisar dari cokelat sampai cokelat tua. Memiliki rasa yang kuat dan mengandung lentin yang mampu memicu produksi interferon, pelawan virus dan bakteri yang mampu melemahkan daya tahan tubuh. Beberapa studi di Penn State University, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa jamur ini mengandung 40 kali antioksidan yang terdapat pada gandum. Kemampuan jamur ini telah membuat para ilmuwan tertarik untuk memanfaatkannya sebagai bahan penambah daya tahan tubuh.
Dibandingkan dengan jamur maitake, jamur ini lebih tahan lama karena bisa bertahan sampai 14 hari berada dalam kantong kertas atau disimpan dalam lemari es. Shitake bisa dimanfaatkan untuk segala jenis masakan, tetapi biasa digunakan sebagai campuran sup atau pasta.
3. Kacang Brasil
Kacang brasil mengandung mineral selenium yang berperan dalam mencegah demam. Dibandingkan dengan kacang lainnya, kacang brasil selain memiliki kandungan selenium tinggi, juga kaya nutrisi penting seperti magnesium, zat besi, vitamin E, glutathion, dan zinc.
Untuk mendapatkan manfaatnya Anda bisa merebus kacang ini atau mengonsumsinya sebagai campuran makanan.
4. Alpukat
Alpukat sejauh ini menjadi salah satu buah favorit untuk menangkal gejala flu. Kandungan vitamin E-nya mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi, sedangkan vitamin B-nya membantu produksi antibodi secara alami. Kandungan omega-6, asam lemak esensial dalam alpukat, juga bermanfaat untuk meredakan radang. Beberapa penelitian membuktikan buah ini mampu meningkatkan sistem imun dan dapat dikonsumsi siapa pun.
Untuk memanfaatkan buah ini relatif mudah, sebagai campuran minuman sari buah atau dijus langsung tanpa gula ditambah sedikit es.
5. Jeruk Bali
Kandungan betakaroten, folat, dan potasiumnya menjadi komponen penting dalam mempertahankan daya tahan tubuh. Buah ini juga berpotensi sebagai “alat” detoksifikasi karena mengandung antioksidan tinggi, yakni 350 mikrogram vitamin C per 100 gram daging jeruk.
Kandungan vitamin C ini sangat baik untuk sumber antioksidan. Bahkan, para perokok dianjurkan mengonsumsi jeruk bali paling tidak dua "siung" (helai dalam buah) setiap hari.
Untuk memanfaatkannya, ambil satu buah jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya. Masukkan ke dalam blender, campur dengan air secukupnya. Jika suka, tambahkan satu sendok madu atau buah lainnya seperti mangga atau pir. Cara lain, siapkan satu buah jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya dan 1 cm jahe kupas. Masukkan bahan-bahan tersebut ke blender dengan ditambah sedikit air atau tidak sama sekali sesuai selera.
Untuk campuran salad, ambil 200 gram pepaya, 200 gram apel, 200 gram nanas, 200 gram melon (semuanya dipotong dadu), dan jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya lalu dipotong-potong sesuai selera. Tambahkan juga stroberi dan kiwi untuk hiasan. Siapkan juga bahan dressing, campuran alpukat yang telah diblender halus dengan mayones.
Tambahkan empat sendok madu pengganti pemanis, kocok dengan mikser sampai rata, beri air secukupnya lalu aduk rata. Selanjutnya, bahan buah segar diatur dalam mangkuk atau piring, kemudian disiram dengan dressing. @ Lalang Ken Handita
from : kompas.com
Pemanasan global tanpa disadari memberikan dampak nyata, yakni kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Cuaca panas bisa mendadak berubah menjadi mendung bahkan hujan, begitu juga sebaliknya.
Kondisi inilah yang membuat imunitas tubuh menjadi rendah alias menurun. Jika daya tahan menurun, tubuh akan mudah terserang penyakit. Terlebih bagi mereka yang terkurung dalam ruang ber-AC atau pekerja lapangan yang terpapar udara bebas. Dalam kondisi daya tahan tubuh menurun itulah radikal bebas sebagai agen infeksi maupun racun akan mudah menembus pertahanan tubuh.
Sebagian orang menyikapinya dengan mengonsumsi multivitamin. Harapannya, agar daya tahan tubuh tetap terjaga.
Pertanyaan berikut yang muncul, apakah itu efektif? Tentu saja sangat relatif karena harus didukung oleh kesadaran untuk memilih hidup sehat seperti mengatur pola makan dan istirahat cukup.
Tak ada yang salah dengan pemanfaatan multivitamin. Namun, ada baiknya Anda mulai mempertimbangkan cara lain yang lebih alami guna mengatasi penurunan imunitas atau daya tahan tubuh, yakni memanfaatkan khasiat bawang putih, jamur shitake, kacang brasil, alpukat, dan jeruk bali.
Seorang pencinta bahan pangan organik dari Singapura, Andrew Behrendt, dalam tulisannya Solution For Low Immunity, menjelaskan bahan alami tersebut mampu memberi pasokan mineral, vitamin A, B, C, dan E, serta asam lemak esensial. Kelima bahan tersebut terbukti mampu menjadi turbo boost atau pendongkrak kekebalan tubuh melawan demam dan flu karena perubahan cuaca.
Berikut kelima jenis bahan alami tersebut:
1. Bawang Putih
Bumbu dapur ini sumber alami antimikroba dan jamur. Bawang juga dapat merangsang tubuh memproduksi sel darah putih yang bermanfaat untuk melawan bakteri merugikan. Komponen utama yang bermanfaat bagi kesehatan dalam bawang putih disebut allicin.
Untuk mendapatkan manfaat maksimalnya, sebaiknya biarkan bawang putih terpapar udara bebas selama 10 menit sebelum dicampurkan ke dalam masakan. Jika akan dimakan langsung atau dikunyah, sebelumnya cuci lalu bersihkan kulit lapisannya dan pilih yang masih segar.
Untuk menetralkan bau mulut setelah mengonsumsi bawang putih, Anda dapat mengunyah peterseli segar (daun campuran sup). Sementara untuk menghilangkan bau di tangan, Anda dapat menggosok tangan dengan sedikit lemon.
2. Jamur Shitake
Jamur ini berbentuk seperti payung, warnanya berkisar dari cokelat sampai cokelat tua. Memiliki rasa yang kuat dan mengandung lentin yang mampu memicu produksi interferon, pelawan virus dan bakteri yang mampu melemahkan daya tahan tubuh. Beberapa studi di Penn State University, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa jamur ini mengandung 40 kali antioksidan yang terdapat pada gandum. Kemampuan jamur ini telah membuat para ilmuwan tertarik untuk memanfaatkannya sebagai bahan penambah daya tahan tubuh.
Dibandingkan dengan jamur maitake, jamur ini lebih tahan lama karena bisa bertahan sampai 14 hari berada dalam kantong kertas atau disimpan dalam lemari es. Shitake bisa dimanfaatkan untuk segala jenis masakan, tetapi biasa digunakan sebagai campuran sup atau pasta.
3. Kacang Brasil
Kacang brasil mengandung mineral selenium yang berperan dalam mencegah demam. Dibandingkan dengan kacang lainnya, kacang brasil selain memiliki kandungan selenium tinggi, juga kaya nutrisi penting seperti magnesium, zat besi, vitamin E, glutathion, dan zinc.
Untuk mendapatkan manfaatnya Anda bisa merebus kacang ini atau mengonsumsinya sebagai campuran makanan.
4. Alpukat
Alpukat sejauh ini menjadi salah satu buah favorit untuk menangkal gejala flu. Kandungan vitamin E-nya mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi, sedangkan vitamin B-nya membantu produksi antibodi secara alami. Kandungan omega-6, asam lemak esensial dalam alpukat, juga bermanfaat untuk meredakan radang. Beberapa penelitian membuktikan buah ini mampu meningkatkan sistem imun dan dapat dikonsumsi siapa pun.
Untuk memanfaatkan buah ini relatif mudah, sebagai campuran minuman sari buah atau dijus langsung tanpa gula ditambah sedikit es.
5. Jeruk Bali
Kandungan betakaroten, folat, dan potasiumnya menjadi komponen penting dalam mempertahankan daya tahan tubuh. Buah ini juga berpotensi sebagai “alat” detoksifikasi karena mengandung antioksidan tinggi, yakni 350 mikrogram vitamin C per 100 gram daging jeruk.
Kandungan vitamin C ini sangat baik untuk sumber antioksidan. Bahkan, para perokok dianjurkan mengonsumsi jeruk bali paling tidak dua "siung" (helai dalam buah) setiap hari.
Untuk memanfaatkannya, ambil satu buah jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya. Masukkan ke dalam blender, campur dengan air secukupnya. Jika suka, tambahkan satu sendok madu atau buah lainnya seperti mangga atau pir. Cara lain, siapkan satu buah jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya dan 1 cm jahe kupas. Masukkan bahan-bahan tersebut ke blender dengan ditambah sedikit air atau tidak sama sekali sesuai selera.
Untuk campuran salad, ambil 200 gram pepaya, 200 gram apel, 200 gram nanas, 200 gram melon (semuanya dipotong dadu), dan jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya lalu dipotong-potong sesuai selera. Tambahkan juga stroberi dan kiwi untuk hiasan. Siapkan juga bahan dressing, campuran alpukat yang telah diblender halus dengan mayones.
Tambahkan empat sendok madu pengganti pemanis, kocok dengan mikser sampai rata, beri air secukupnya lalu aduk rata. Selanjutnya, bahan buah segar diatur dalam mangkuk atau piring, kemudian disiram dengan dressing. @ Lalang Ken Handita
from : kompas.com
Kebiasaan Menyehatkan
Aroma kopi yang khas telah membuat minuman ini menjadi favorit banyak orang. Karena rasanya yang nikmat, banyak orang berpendapat kalau kebiasaan minum kopi tidak menyehatkan. Padahal, Anda bisa kok memetik manfaat sehat dari secangkir kopi.
Berbagai laporan ilmiah sudah menyebutkan bahwa minum kopi baik untuk sistem pembuluh darah dan diduga kuat mencegah stroke. Bulan Maret lalu, para peneliti dari Swedia juga melaporkan bahwa kopi dapat memangkas risiko stroke pada wanita hingga 25 persen.
Pada tahun 1970-an, sebuah studi menyebutkan para penggemar kopi berisiko tinggi terkena serangan jantung. Namun, kesimpulan itu dibantah oleh studi lain yang menyatakan sebaliknya. Sayangnya, penelitian itu dikritik karena skalanya terlalu kecil.
Untuk merespon kekhawatiran para pecinta kopi, peneliti dari Harvard School of Public Health membuat riset mengenai konsumsi kopi yang melibatkan 45.000 pria. Hasil analisis mereka yang dimuat dalam New England Journal of Medicine tahun 1990 menyimpulkan, kebiasaan ngopi tidak berdampak pada risiko penyakit jantung atau stroke.
Studi-studi lain seputar kopi dan kesehatan terus menyusul. Yang teranyar adalah studi yang dilakukan tim dari Jepang terhadap 81.000 pria dan wanita. Diketahui, mereka yang minum satu atau dua cangkir kopi setiap hari risikonya terkena penyakit kardiovaskular turun sampai 23 persen.
"Berbagai studi memang menyebutkan kopi tidak membahayakan, bahkan bisa menyehatkan. Tetapi hal itu belum membuktikan hubungan sebab akibat karena para peminum kopi dan bukan penggemar kopi sangat berbeda," kata Dr.Nersen Sanossian, profesor neurologi dari UCLA.
Perbedaan tersebut misalnya kebiasaan olahraga, merokok, atau pola hidup lainnya.
Walaupun kopi terbilang aman, akan tetapi tidak dianjurkan untuk mereka yang bukan penggemar kopi lalu beralih ke kopi untuk mencegah stroke.
"Pada sebagian orang, kopi dapat menyebabkan gangguan irama jantung serta munculnya efek kecanduan pada orang lain. Orang yang terbiasa minum kopi dengan krim dan gula juga tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan," kata Mark Urman, ahli jantung dari Cedars-Sinai Heart Institute.
From : kompas.com
Langganan:
Postingan (Atom)














